Sabtu, 06 Jun 2026 21:38 WIB

Pelaku UMKM Bakal Dapat Pelatihan Digital di MCC Kota Malang

  • Penulis : Gerhana
  • | Kamis, 01 Feb 2024 07:04 WIB
Pihak Beon Intermedia saat memberikan pendampingan ke salah satu UMKM di MCC. (Foto: foto : Gerhana/jatimnow.com)
Pihak Beon Intermedia saat memberikan pendampingan ke salah satu UMKM di MCC. (Foto: foto : Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Para pelaku UMKM dan industri ekonomi kreatif (ekraf) yang berkolaborasi dengan Malang Creative Center (MCC) akan mendapatkan serangkaian pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas.

Pihak pengelola MCC baru saja menandatangani kerja sama dengan Beon Intermedia, perusahaan bidang teknologi digital, bertajuk DigitaLoka pada Rabu (31/1/2024).

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Para pelaku UMKM nantinya juga akan mendapatkan dukungan berupa infrastruktur digital dan konsultasi yang berkaitan dengan merek dagang.

"Akses konsultasi legalitas dan bisnis yang terjangkau bagi komunitas UMKM dan industri ekonomi kreatif," kata Head of Corporate Communication Beon Intermedia, Andina Paramitha.

Selanjutnya, MCC dan Beon Intermedia akan mengadakan berbagai macam program dan event melalui DigitaLoka, yang terdiri dari Loka Campus, Loka Heroes, Loka Hub, Loka Fest, Loka Inspirasi dan Loka Spot.

"Melalui 6 program DigiLoka, Beon Intermedia dan Malang Creative Center berharap agar UMKM dan industri kreatif dapat mengalami pertumbuhan yang berkelanjutan, melalui kolaborasi, penguatan kapasitas pengusaha, serta pemberdayaan melalui akses yang lebih luas terhadap pasar dan pelanggan," kata perempuan yang akrab disapa Andien ini.

Diharapkan, kontribusi ekonomi dari sektor UMKM dan industri kreatif di Malang dapat semakin meningkat, yakni menciptakan lapangan kerja baru, dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan ekonomi lokal serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Beon Intermedia juga akan berkontribusi dalam pendidikan yang berkaitan dengan digitalisasi bagi UMKM maupun sekolah, melalui ruang yang tersedia di MCC.

"Sekaligus, terus menggencarkan program Hero Digitalisasi Sekolah dengan menggunakan ruangan yang terdapat di MCC untuk kebutuhan ToT guru, hingga dukungan infrastruktur," katanya.

Hal ini tentunya seiring sejalan dengan visi misi Beon Intermedia dengan entitasnya, yakni edukasi berbasis digital, baik bagi pendidikan maupun UMKM.

Baca Juga: Workshop Crochet Kirby di Surabaya Dorong UMKM Handmade Lokal

Salah satu entitas, yakni Ngalup Collaborative Network akan bersama-sama dengan MCC menjadi wadah atau penggerak ekosistem. Mereka akan bergerak bersama untuk memperluas jejaring dan membantu pelaku usaha untuk scale up.

"Sedangkan dari Jagoan Hosting, bisa memberikan kontribusi lebih terhadap digitalisasi UMKM dan akademisi. Sedangkan Mebiso, bisa membantu peningkatan kesadaran UMKM untuk mendaftarkan dan melindungi mereknya," katanya.

Nantinya, tim Beon Intermedia akan menjalankan program tersebut selama satu tahun secara berkala. Harapannya, bisa memberikan dampak positif bagi digitalisasi UMKM maupun sekolah. Selain itu, juga mampu memberikan kontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar 10 persen setiap tahunnya.

"Kami berharap agar UMKM dan industri kreatif dapat mengalami pertumbuhan yang berkelanjutan, melalui kolaborasi, penguatan kapasitas pengusaha, serta pemberdayaan melalui akses yang lebih luas terhadap pasar dan pelanggan," katanya.

Sehingga, kontribusi ekonomi dari sektor UMKM dan industri kreatif di Malang dapat semakin meningkat, menciptakan lapangan kerja baru, dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan ekonomi lokal serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

Sementara itu, Manager Marketing dan Kerjasama MCC, Frishanti Yuan menyampaikan, bahwa kolaborasi tersebut sesuai harapan dari pihaknya. Hal itu karena dapat memberikan dampak positif secara langsung terhadap ekosistem di Malang Raya.

"Peran kolaborator sangat membantu untuk mewujudkan peran kami sebagai fasilitator dan inkubator," katanya.

Selain itu, perempuan yang akrab disapa Icha ini menambahkan, pelaku UMKM yang ada di MCC bisa tumbuh dengan baik.

"Bisa menjadi inspirasi bagi pelaku ekraf lainnya di Kota Malang untuk saling berkolaborasi sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas SDM. Selain itu, peningkatan kesadaran merek juga bisa diharapkan akan terus meningkat sekitar 10 persen setiap bulannya," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.