Minggu, 14 Jun 2026 03:21 WIB

Soekarwo: Dua Pertiga PTS Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

  • Penulis :
  • | Kamis, 06 Sep 2018 18:10 WIB
Gubernur Jatim Soekarwo saat sambutan kuliah umum di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya.
Gubernur Jatim Soekarwo saat sambutan kuliah umum di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya.

jatimnow.com - Sebanyak dua pertiga Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menyumbangkan kaum intelektual di Jawa Timur. Kaum intelektual tersebut berasal dari para mahasiswa maupun lulusan universitas, sehingga melahirkan masyarakat Jatim yang cerdas dan berakhlak mulia.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur Soekarwo saat memberikan sambutan dihadapan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada acara Kuliah Umum Wawasan Kebangsaan dan Pembukaan Rakernas Lembaga Pendidikan PGRI di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Kamis (6/9/2018).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Soekarwo menjelaskan, kaum intelektual di Jatim telah memberikan warna positif bagi pembangunan di Jatim. Saat ini, jumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jatim sebanyak 10 universitas, sedangkan jumlah PTS sebanyak 326 universitas.

Sedangkan jumlah mahasiswa di Jatim sebanyak 721.682 orang, yang terdiri dari mahasiswa PTN sebanyak 209.463 orang dan PTS sebanyak 512.219.

"Kehadiran Bapak Presiden di Jatim sangatlah tepat untuk memberikan motivasi kepada generasi muda, karena sebanyak dua pertiga kaum intelektual berasal dari PTS di Jatim," ujarnya.

Sementara itu, dihadapan ribuan mahasiswa yang hadir, Presiden Jokowi mengingatkan untuk terus meningkatkan kualitas diri dengan memanfaatkan informasi teknologi (IT). Terlebih, saat ini telah terjadi Revolusi Industri 4.0.

Menurut Jokowi, Revolusi Industri 4.0 itu merupakan perpaduan antara teknologi dan ilmu pengetahuan yang mengedepankan akses dan kecepatan. Maka, generasi muda harus segera untuk menyesuaikan diri terhadap renovasi industry 4.0 itu.

"Mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus menghadapi Revolusi Industri ke 4.0. Apakah kita ditinggal ataukah melompat jauh seiring dengan perkembangan itu," terangnya.

Diakhir arahannya, ia menegaskan bahwa meskipun teknologi tumbuh secara cepat, namun generasi muda tidak boleh melupakan jati diri sebagai bangsa yang besar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Sebagai kaum intelektual, mahasiswa harus senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa seiring dengan era teknologi. Kita harus sadar bahwa Indonesia adalah negara besar yang mempunyai potensi maupun kekuatan yang luar biasa," tegasnya.

Terkait PGRI, Presiden menyatakan bahwa PGRI lahir dari perjuangan Bangsa Indonesia. Peranan PGRI sangatlah strategis dalam rangka mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Presiden berharap PGRI terus mampu menjadi organisasi yang dapat mencetak kaum intelektual. Terutama, mencetak generasi muda kader anak didik bangsa.

"Terima Kasih PGRI, teruslah berjuang dan isi kemerdekaan melalui pendidikan nasional," tutupnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Reporter: Jajeli Rois
Editor: Arif Ardianto

 


Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.