Selasa, 28 Jul 2026 08:59 WIB

Batik Ecoprint Karya Tunarungu Pukau Pengunjung Lippo Mall Sidoarjo

Siswa-siswi SLB B Tunarungu Dharma Wanita saat unjuk kebolehan fashion show menggunakan kain batik ecopint saat Peringatan Hari Disabilitas Internasional. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Siswa-siswi SLB B Tunarungu Dharma Wanita saat unjuk kebolehan fashion show menggunakan kain batik ecopint saat Peringatan Hari Disabilitas Internasional. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Peringatan Hari Disabilitas Internasional digelar oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (MKKS PKLK) di Lippo Mall Sidoarjo, Selasa (23/1/2024). Dimeriahkan berbagai penampilan para siswa-siswi sekolah luar biasa (SLB) se-Sidoarjo

Salah satunya adalah penampilan fashion show para siswa-siswi SLB B Tuna Rungu Dharma Wanita Sidoarjo. SLB B Tunarungu Dharma Wanita Sidoarjo mampu memukau para penonton karena memakai produk khas kain ecoprint yang dikerjakan oleh para muridnya sendiri.

Baca Juga: 600 Siswa SDIT El Haq Ikuti Microplastic Journey, Perkuat Sekolah Bebas Plastik

Kepala SLB B Tunarungu Dharma Wanita Sidoarjo, Evi Ernawati, S.Pd menjelaskan mengenai konsep penampilan fashion show para murid tunarungunya.

"Fashion show hari ini diikuti 6 orang siswa SMPLB dan SMALB Tuna Rungu Dharma Wanita Sidoarjo. Menggunakan batik ecoprint dari hasil karya keterampilan membatik para murid sendiri yang dimodifikasi dengan kebaya untuk murid putri dan kemeja untuk putra," terangnya kepada jatimnow.com.

Evi melanjutkan, batik ecoprint karya para siswa-siswi tuna rungunya dihasilkan melalui proses yang tidak mudah.

"Jika dikerjakan orang umum mungkin sudah biasa. Namun karena yang mengerjakan para murid tunarungu, hal ini menjadi tidak mudah, terutama mengenai cara menginstruksikan dalam membimbing saat proses pembuatan berlangsung," ujarnya.

Lebih lanjut, ia kemudian menjelaskan cara mengintruksikan dengan menggunakan cara bahasa bibir, isyarat dan memberi contoh setiap tahapnya dan pendampingan secara individu bila diperlukan.

Baca Juga: Indah Kurnia Ajak Warga Sidoarjo Dukung Pembangunan Berwawasan Lingkungan

"Jadi guru fokus dan harus ekstra sabar dalam mendampingi, pelan-pelan supaya bahasa isyarat dan apa yang disampaikan dapat dipahami para siswa-siswi tak jarang kita harus mengulang-ngulang instruksi agar mereka paham dan mengerti mengenai proses pembuatan di setiap langkah," imbuhnya.

Ia kemudian menjelaskan pemaparan mengenai pembuatan batik ecoprint hasil karya siswa-siswi tunarungunya.

"Pertama kain discoring atau dicuci, diperas, kemudian dimordant agar daun menempel pada kain. Ada yang lama dan cepat, setelah mordant ada yang dikeringkan dulu dan ada langsung masuk tahapan selanjutnya, diperas sampai air tidak menetes, setelah dimordant diwarna minim 30 menit," tambahnya.

Baca Juga: Dorong Efisiensi Industri, Kawan Lama Solution Expo 2026 Hadir di Surabaya

Kemudian pewarnaan dengan air panas dapat dilakukan dalam kurun waktu sehari semalam agar hasil semakin bagus.

"Setelah diwarna, selanjutnya pemrosesan daun diletakkan di kain yang sudah diwarna diinjak-injak, kemudian digulung, dikukus selama mulai dari 2 jam, bisa 3 hingga 4 jam, setelah itu dijemur dan diangin-anginkan selama minim 7 hari, namun lebih lama lebih baik," tutupnya.

Evi berharap dengan adanya penampilan fashion show yang dilakukan para siswa-siswi SLB B Dharma Wanita dapat memberikan pelajaran dan inspirasi untuk para murid tunarungu lainnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.