Rabu, 22 Jul 2026 13:39 WIB

Kenalkan e-Bin, Tempat Sampah dengan Sensor Monitoring Buatan Arek Malang

  • Penulis : Gerhana
  • | Minggu, 21 Jan 2024 13:48 WIB
Founder Tujubelasan Startup Fest, Asandra Salsabila (kiri) bersama produk Tempat sampah berbasis Internet of Things atau IoT bernama e-Bin buatan startup asal Kota Malang yakni Ecomatriks.
Founder Tujubelasan Startup Fest, Asandra Salsabila (kiri) bersama produk Tempat sampah berbasis Internet of Things atau IoT bernama e-Bin buatan startup asal Kota Malang yakni Ecomatriks.

jatimnow.com - Startup pengelolaan limbah asal Kota Malang bernama Ecomatriks baru saja memenangkan kompetisi yang diselenggarakan oleh Tujubelasan Startup Fest. Produk keunggulannya, yakni tempat sampah berbasis Internet of Things atau IoT bernama e-Bin.

Dalam satu unit tempat sampah e-Bin seperti pada umumnya, terdapat dua bilik yakni untuk jenis sampah non organik dan organik. Hal ini diungkapkan oleh salah satu Tim Ecomatriks, Hilda Arianti pada Minggu (21/1/2024).

Baca Juga: Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

"Jadi ini tempat sampah berbasis IOT, ada bagian yang khusus untuk botol plastik, kaleng atau sampah-sampah yang bisa didaur ulang, dan di satunya lagi ada residu, dimana residu itu sampah yang organik dan tidak bisa di recycle," kata Hilda.

Selain itu, di tempat sampah e-Bin terdapat sistem monitoring dengan sensor khusus. Apabila, sampah sudah penuh, maka akan terdapat pesan atau notifikasi pada website dan terhubung ke nomor WhatsApp yang tersambung.

"Di tempat sampah ini ada sistem monitoring, ada sensornya, misal tempat sampah sudah penuh itu akan masuk pada website dan notifikasi WA kami," katanya.

Selanjutnya, sampah akan dipilah dan disetorkan kepada mitra-mitra Ecomatriks yang sudah bekerja sama untuk pengelolaan sampah.

"Kalau sudah full nantinya akan kami ambil, kami pilah dan kami setorkan kepada mitra-mitra untuk di-recycle sampah-sampahnya," katanya.

Tempat sampah e-Bin memiliki kapasitas 120 liter setiap biliknya. Untuk proses pembuatan produk tersebut, hanya memerlukan waktu 1 minggu saja dengan anggota tim yang memiliki kompetensi di bidang IT.

"Untuk proses pembuatan tempat sampah dari bagan tempat sampah hingga pemasangan sensor kurang lebih 1 minggu. Kita dibantu satu vendor, sedangkan untuk pemasangan sistem IoT-nya dari tim sendiri, untuk pemasangan sensornya juga," katanya.

Baca Juga: Bapak dan Anak Pengasuh Ponpes di Malang Ditangkap, Diduga Lecehkan Santriwati

Tempat sampah e-Bin dibandrol dengan harga Rp3 juta setiap unit. Pembeli juga bisa menambah fitus sesuai keinginan lainnya.

Bahkan produk tempat sampah tersebut juga dilirik oleh salah satu rumah sakit, yakni RS Bhayangkara Hasta Brata, Kota Batu.

"Kami sudah ada obrolan dengan pihak Rumah Sakit Bhayangkara, mereka membeli sejumlah 3 unit tempat sampah dengan sistem monitoring, dan kemungkinan di rumah sakit akan menambah fitur dengan sensor suara," katanya.

Founder Tujubelasan Startup Fest, Asandra Salsabila mengatakan, ada 19 startup yang mengikuti 2023 Startup Competition. Mereka terpilih dari seleksi terhadap 50 pendaftar.

Baca Juga: Pemandangan Alam dan Ragam Trek Jadi Daya Tarik Selorejo Run Challenge Malang

Masing-masing peserta diberi modal Rp5 juta untuk mengembangkan produknya dalam waktu satu bulan. Hari ini, Minggu (21/1/2024), seluruh peserta memamerkan produknya di Lapangan Rampal dalam kegiatan Tujubelasan Sunday Funday With Sport-Up.

"Ada (para peserta) banyak yang cerita sudah dapat klien juga, dapat customer baru dari event ini juga," katanya.

Selain itu, juga terdapat peserta dengan produk budidaya maggot, pengolahan sampah plastik dan lainnya. Dia berharap, event kompetisi startup ini dapat membesarkan talenta-talenta muda di Malang Raya.

"Untuk mengangkat talenta muda Malang Raya," katanya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.