Sabtu, 06 Jun 2026 13:01 WIB

Kenalkan e-Bin, Tempat Sampah dengan Sensor Monitoring Buatan Arek Malang

  • Penulis : Gerhana
  • | Minggu, 21 Jan 2024 13:48 WIB
Founder Tujubelasan Startup Fest, Asandra Salsabila (kiri) bersama produk Tempat sampah berbasis Internet of Things atau IoT bernama e-Bin buatan startup asal Kota Malang yakni Ecomatriks.
Founder Tujubelasan Startup Fest, Asandra Salsabila (kiri) bersama produk Tempat sampah berbasis Internet of Things atau IoT bernama e-Bin buatan startup asal Kota Malang yakni Ecomatriks.

jatimnow.com - Startup pengelolaan limbah asal Kota Malang bernama Ecomatriks baru saja memenangkan kompetisi yang diselenggarakan oleh Tujubelasan Startup Fest. Produk keunggulannya, yakni tempat sampah berbasis Internet of Things atau IoT bernama e-Bin.

Dalam satu unit tempat sampah e-Bin seperti pada umumnya, terdapat dua bilik yakni untuk jenis sampah non organik dan organik. Hal ini diungkapkan oleh salah satu Tim Ecomatriks, Hilda Arianti pada Minggu (21/1/2024).

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

"Jadi ini tempat sampah berbasis IOT, ada bagian yang khusus untuk botol plastik, kaleng atau sampah-sampah yang bisa didaur ulang, dan di satunya lagi ada residu, dimana residu itu sampah yang organik dan tidak bisa di recycle," kata Hilda.

Selain itu, di tempat sampah e-Bin terdapat sistem monitoring dengan sensor khusus. Apabila, sampah sudah penuh, maka akan terdapat pesan atau notifikasi pada website dan terhubung ke nomor WhatsApp yang tersambung.

"Di tempat sampah ini ada sistem monitoring, ada sensornya, misal tempat sampah sudah penuh itu akan masuk pada website dan notifikasi WA kami," katanya.

Selanjutnya, sampah akan dipilah dan disetorkan kepada mitra-mitra Ecomatriks yang sudah bekerja sama untuk pengelolaan sampah.

"Kalau sudah full nantinya akan kami ambil, kami pilah dan kami setorkan kepada mitra-mitra untuk di-recycle sampah-sampahnya," katanya.

Tempat sampah e-Bin memiliki kapasitas 120 liter setiap biliknya. Untuk proses pembuatan produk tersebut, hanya memerlukan waktu 1 minggu saja dengan anggota tim yang memiliki kompetensi di bidang IT.

"Untuk proses pembuatan tempat sampah dari bagan tempat sampah hingga pemasangan sensor kurang lebih 1 minggu. Kita dibantu satu vendor, sedangkan untuk pemasangan sistem IoT-nya dari tim sendiri, untuk pemasangan sensornya juga," katanya.

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

Tempat sampah e-Bin dibandrol dengan harga Rp3 juta setiap unit. Pembeli juga bisa menambah fitus sesuai keinginan lainnya.

Bahkan produk tempat sampah tersebut juga dilirik oleh salah satu rumah sakit, yakni RS Bhayangkara Hasta Brata, Kota Batu.

"Kami sudah ada obrolan dengan pihak Rumah Sakit Bhayangkara, mereka membeli sejumlah 3 unit tempat sampah dengan sistem monitoring, dan kemungkinan di rumah sakit akan menambah fitur dengan sensor suara," katanya.

Founder Tujubelasan Startup Fest, Asandra Salsabila mengatakan, ada 19 startup yang mengikuti 2023 Startup Competition. Mereka terpilih dari seleksi terhadap 50 pendaftar.

Baca Juga: Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, 312 Ribu Kendaraan Padati Tol Pandaan-Malang

Masing-masing peserta diberi modal Rp5 juta untuk mengembangkan produknya dalam waktu satu bulan. Hari ini, Minggu (21/1/2024), seluruh peserta memamerkan produknya di Lapangan Rampal dalam kegiatan Tujubelasan Sunday Funday With Sport-Up.

"Ada (para peserta) banyak yang cerita sudah dapat klien juga, dapat customer baru dari event ini juga," katanya.

Selain itu, juga terdapat peserta dengan produk budidaya maggot, pengolahan sampah plastik dan lainnya. Dia berharap, event kompetisi startup ini dapat membesarkan talenta-talenta muda di Malang Raya.

"Untuk mengangkat talenta muda Malang Raya," katanya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.