Minggu, 14 Jun 2026 07:47 WIB

Syarat Pembelian Gas Elpiji dengan KTP Belum Merata di Sidoarjo

Warga membeli elpiji 3 kilogram di Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Warga membeli elpiji 3 kilogram di Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Per 1 Januari 2024, pemerintah telah mengimbau agar masyarakat membeli gas elpiji 3 kilogram dengan menunjukkan KTP. Ini menjadi syarat wajib yang diberlakukan dengan tujuan distribusi akan tepat sasaran. Tak terkecuali di wilayah Sidoarjo.

Mochammad Eko Purwanto (31) pemilik pangkalan elpiji untuk rakyat Desa Kalijaten Kecamatan Taman Sepanjang, memberikan penjelasan terkait syarat menunjukkan KTP bagi pembeli di awal tahun ini.

Baca Juga: Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru, Pertamax Naik Signifikan

"Percobaan pembelian gas elpiji 3 kilogram dengan syarat fotokopi KTP bagi pembeli sudah berjalan 3 bulan sejak Oktober 2023. Nah, secara resmi sejak 1 Januari ini," tuturnya kepada jatimnow.com, Rabu (17/1/2024).

Ia juga menjelaskan cara pembelian elpiji dengan menunjukkan KTP untuk mendaftar.

"Jadi gini, pembeli membawa KTP atau fotokopi dan dilihat NIK untuk mendaftar di aplikasi My Pertamina saat membeli," tuturnya.

Baginya, hal tersebut tergolong syarat mudah bagi yang sudah paham, namun di lain sisi, akan menjadi sesuatu yang sulit apabila pembeli tidak paham cara menggunakan aplikasi My Pertamina tersebut.

"Pembeli yang tidak paham, kita bantu untuk daftar. Namun sering ada yang tidak bawa KTP atau bahkan tidak mengetahui perihal syarat KTP ini," tuturnya.

Lebih lanjut Wanto menerangkan, pemberian wewenang 100 elpiji oleh Pertamina di setiap Pangkalan, sedikit banyak berdampak dengan adanya syarat pemberlakuan penggunaan KTP saat pembelian elpiji.

"Pangkalan itu diberi wewenang dalam sehari menjual 100 tabung gas elpiji 3 kilogram untuk pembelian kebutuhan rumah tangga dan UMKM. Adanya syarat ini kadang penjualan gak sampai 100 tabung gas dalam sehari, kadang masih sisa 20 buah," ungkapnya.

Wanto berharap dengan adanya pemberlakuan aturan ini juga diiringi dengan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat memahami dan mengerti.

"Saya berharap, ada sosialisasi dan informasi ini disebarluaskan supaya masyarakat paham, tidak bingung," tutupnya.

Baca Juga: PGN Pasok Gas Bumi ke RSUP Sardjito, Dorong Green Hospital

Sementara itu, Ilil Fauziah Heni Wafianti (37), penjual gas elpiji 3 kilogram di Desa Kedungkembar Kecamatan Prambon Sidoarjo menuturkan, aturan tersebut belum diberlakukannya di wilayah tempat tinggalnya.

"Belum ada yang pakai KTP, saya juga saat kulak juga belum diminta syarat tersebut," tuturnya.

Dalam sehari, Ilil mampu menjual hingga 12 tabung gas elpiji 3 kilogram. Menurutnya, adanya pemberlakuan aturan ini belum sepenuhnya diketahui dan dipahami oleh masyarakat sekitar.

"Belum banyak yang tahu (soal aturan ini), juga menurut saya jadinya seperti agak ribet. Sejauh ini, menurut saya, pemakaian yang ada di daerah sini sudah sesuai dengan peraturan yang ada. Digunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha mikro, contohnya saya yang juga nyambi dagang bakso kecil-kecilan," terangnya.

Baginya, jika syarat menunjukkan KTP ini sudah dicanangkan dengan benar dan berlaku sebagaimana mestinya, ia berharap agar pasokan tabung gas elpiji 3 kilogram tetap lancar dan tidak dipersulit.

Baca Juga: Pertamina Jamin Stok LPG 3 Kg Aman Selama Libur Idul Adha di Jatim

"Pastinya berharap untuk pembelian stok tetap mudah dan jangan dipersulit, kalau memang sudah diterapkan pembelian dengan KTP oleh semua agen, baik agen kecil ataupun besar. Karena sejauh ini, stok lancar-lancar saja dan mencukupi kebutuhan tetangga sekitar," ujarnya.

Senada dengan Ilil, Heni Mayangsari (33) warga Sidoarjo Kota, seorang pelaku UMKM menyampaikan belum diberlakukannya syarat KTP.

"Belum ada syarat KTP, masih beli seperti biasanya. Seminggu sekali, saya beli gas elpiji 3 kilogram," tuturnya.

Heni melanjutkan, jika memang diharuskan dengan menunjukkan KTP saat membeli, ia akan mengikuti peraturan yang ada.

"Kalau diharuskan ya ngikut aja, pokoknya jangan dipersulit aja untuk stok gas elpiji di pasaran. Soalnya, saya kan jualan makanan, pastinya bergantung sama pasokan gas elpiji 3 kilogram," tutupnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.