Senin, 08 Jun 2026 06:38 WIB

Pasutri di Tulungagung Tewas Tertabrak Pikap

Pikap yang menabrak Pasutri di Tulungagung. (Foto: Polres Tulungagung)
Pikap yang menabrak Pasutri di Tulungagung. (Foto: Polres Tulungagung)

jatimnow.com - Pasangan suami istri (Pasutri) di Tulungagung meninggal dunia setelah tertabrak pikap di Desa Suruhan Kidul, Kecamatan Bandung. Korban Tomin dan Titin, warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu.

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Jodi Indrawan mengatakan peristiwa kecelakaan ini terjadi Rabu kemarin sore.

Baca Juga: Angka Kecelakaan di Tulungagung Tahun 2024 Turun, Korban Meninggal Naik

Saat itu korban berboncengan dengan sepeda motor Honda Vario dengan pelat nomor AG 4148 RDM melaju dari arah barat menuju timur. Sedangkan mobil GranMax pikap dengan pelat nomor AG 9205 VB yang dikemudikan oleh Winaryo warga Desa Sambitan, Kecamatan Pakel melaju dari arah sebaliknya.

"Korban berboncengan dengan motor dari arah barat ke timur dan mobil pikap dari arah sebaliknya," ujar Jodi, Kamis (18/1/2024). 

Baca Juga: Pelajar di Tulungagung Tewas Ditabrak Truk, Pelaku Kabur

Saat tiba di lokasi kejadian, korban berusaha menyalip kendaraan yang ada di depannya.  Namun karena cuaca hujan dan jalan licin korban diduga tidak bisa menguasai kendaraanya sehingga terjatuh ke arah kanan dan tertabrak mobil pikap dari arah depan yang melintas. Kerasnya benturan membuat bagian depan sisi kanan mobil pikap mengalami kerusakan.

"Saat kejadian sedang terjadi hujan, diduga korban tidak bisa menguasai kendaraan dan terjatuh, kemudian tertabrak mobil pikc up yang melintas, " terangnya. 

Baca Juga: 2 Wanita Bangkalan Naik Pikap dan Bikin Konten di Jembatan Suramadu

Akibat kecelakaan ini korban mengalami luka berar di bagian kepala. Kedua korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.