Minggu, 07 Jun 2026 04:14 WIB

Jaga NU Bojonegoro Sepakat Menangkan Prabowo Satu Putaran

Jaringan Gawagis Nusantara (Jaga NU) Kabupaten Bojonegoro (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Jaringan Gawagis Nusantara (Jaga NU) Kabupaten Bojonegoro (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah gawagis (gus) dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Bojonegoro sepakat satu suara mendukung Pasangan Calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2 Prabowo-Gibran pada gelaran Pemilu 14 Februari 2024 mendatang.

Para putra kiai itu tergabung dalam Jaringan Gawagis Nusantara (Jaga NU) Kabupaten Bojonegoro sepakat dan satu komando bersama - sama menggalang suara untuk Paslon nomor 2 Prabowo-Gibran menang satu putaran.

Baca Juga: Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

"Kami dari Jarangan Gawagis Nusantara turun untuk berkeliling menggalang dukungan kepada Paslon Presiden dan Wakil Presiden 02 yakni Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka di seluruh pondok pesantren yang ada di Jatim," ungkap Koordinator Jaga Nusantara Jatim, Kyai Zahrul Jihad, saat gelar Liwetan dan Konsolidasi di Ponpes Abu Dzarrin Kendal Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, pada Rabu (17/1/2024).

Dukungan pada pasangan Capres dan Cawapres Prabowo-Gibran ini, kata Gus Hary, lantaran pasangan ini dilihatnya yang benar-benar peduli kepada kaum santri dan pesantren.

"Jadi saat ini kami bergerak dengan mendatangi pondok-pondok di Jawa Timur, targetnya minimal 50�ri pondok pesantren di setiap kota yang ada di Jawa Timur, kita galakkan untuk mendukung ke Paslon nomor urut 2 Prabowo - Gibran," terangnya.

Baca Juga: Sapi Gemoy Hewan Kurban Presiden Prabowo di Tulungagung Bernama Fajar

Sementara itu, Gus Hary juga mengaku tidak ambil pusing soal pernyataan Calon Wapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang menyebut bahwa orang NU harusnya mendukung Paslon AMIN. Baginya, itu hanya klaim belaka.

"Itu hanya klaim (Cak Imin) yang jelas kami optimistis dan satu komando untuk memenangkan Prabowo-Gibran satu putaran, dan Alhamdulillah disambut baik oleh para kiai dan gus," tegasnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Abu Dzarrin KH. Najmul Ulum mengaku bahwa dirinya siap untuk pendukung Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga: Inilah Bagong, Sapi Kurban Presiden Prabowo di Probolinggo

"Jaringan Gawagis Nusantara ini merupakan bukan bagian dari TKN atau TKD. Ini gerakan murni dukungan dari para kiai dan gus, dari pondok ke pondok. Kita sama - sama berkomitmen untuk memenangkan Pasangan ini (02) satu putaran, khususnya di Bojonegoro, " Singkatnya.

Dalam kegiatan Liwetan dan Konsolidasi Jaringan Gawagis Nusantara (Jaga NU) diikuti sebanyak 40 kiai dan gus dari berbagai pondok pesantren di Bojonegoro.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.