Sabtu, 25 Jul 2026 20:59 WIB

Dua Pelajar Ponorogo yang Hilang Akhirnya Ditemukan

  • Penulis :
  • | Rabu, 05 Sep 2018 22:49 WIB
Riyan dan Indra saat di Mapolsek Sawoo.
Riyan dan Indra saat di Mapolsek Sawoo.

jatimnow.com - Riyan (14) dan Indra (14), dua pelajar asal Desa Tumpuk, Kecamatan Sawoo yang sempat menghilang dari Sabtu (1/9/2018), kini sudah kembali ke rumahnya pada Rabu (5/9/2018). Siswa SMPN 3 Sawoo tersebut kembali ke rumah dengan keadaan selamat dan sehat.

Keduanya kembali ke rumahnya masing-masing setelah ada laporan masyarakat bahwa menemukan dua pelajar yang diinformasikan menghilang di Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek, Desa/Kecamatan Sawoo. Laporan masyarakat itu kemudian dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Polsek Sawoo.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

"Anggota saya akhirnya ngecek ke lapangan. Dan memang benar ada Riyan dan Indra," kata Kapolsek Sawoo, AKP Edy Suyono.

Saat itu juga, kedua bocah tersebut dibawa ke Mapolsek Sawoo. "Saya juga tanya-tanya. Saya mintai keterangan juga. Kok bisa kabur," terangnya.

Dari hasil interogasi, lanjut dia, keduanya memang dengan kesadaran penuh meninggalkan rumah. Alasannya karena ingin bermain.

Akhirnya, karena mempunyai uang saku yang cukup, yakni Rp 20 ribu, mereka nekat melakukan perjalanan. "Mereka keliling dari Sawoo menuju Tugu Trenggalek kemudian ke Sambit, Jetis dan Mlarak," ujarnya.

Dari pengakuannya, selama empat malam, keduanya tidur di emperan toko dan poskamling. Untuk makan, mereka dikasih oleh orang yang ditemui di jalan.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

Terakhir, saat di Kecamatan Mlarak, keduanya ingin pulang ke rumah dan tidak ada uang sama sekali. Namun, keduanya beruntung, karena lagi-lagi ditolong oleh orang yang tidak dikenal.

"Dikasih uang dan mereka kembali ke Sawoo. Namun, sepertinya salah jalan. Makanya tadi bingung di Desa Sawoo. Mereka tak kunjung kembali sampai ditemukan anggota Polsek Sawoo," urainya.

Saat ini, baik Riyan maupun Indra sudah bertemu keluarganya masing-masing, termasuk sepeda motor Jupiter MX warna merah masih utuh.

"Saya juga wejangi kedua orang tuanya. Agar lebih bisa menjaga anaknya. Jangan dibiarkan mengendarai sepeda motor sendiri karena belum cukup umur," pungkasnya.

Baca Juga: Vulcan Flow Ponorogo, Tawarkan Konsep Industrial Raw dan Ragam Menu Murah

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.