Minggu, 07 Jun 2026 04:05 WIB

Baliho Caleg Berbahasa Daerah di Bangkalan, Lebih Dekat dengan Pemilih

Baliho caleg berbahasa daerah. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Baliho caleg berbahasa daerah. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Baliho para peserta pemilu banyak bertebaran di Bangkalan. Uniknya, terdapat sejumlah baliho menggunakan bahasa daerah untuk menciptakan pendekatan pada masyarakat.

Salah satu contohnya, yakni baliho yang bergambar salah satu calon legislatif DPR RI, Syafiuddin yang terpasang di sejumlah titik di Bangkalan. Dalam baliho tersebut, sengaja dituliskan peribahasa Madura, yakni Song Osong Lombhung (gotong royong), yang menjadi slogan Syafiuddin.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Selain itu, juga terdapat baliho bergambar Prabowo Subianto dengan membubuhkan tulisan Wayahe Prabowo (waktunya Prabowo).

Ada pula baliho dengan gambar Anis Baswedan dan Cak Imin dengan slogan 'Am1n Beih (Am1n saja).

Dosen Komunikasi Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim mengatakan penggunaan bahasa daerah merupakan strategi komunikasi politik untuk mendapatkan kedekatan (proximity) kepada pemilih di tingkat lokal.

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Tebar Kurban untuk Warga Surabaya dan Sidoarjo

"Saya pikir itu juga akan membangun dan menguatkan feel atau rasa, identifikasi diri dengan masyarakat setempat," ujarnya, Minggu (7/1).

Ia juga mengatakan, selain untuk membangun kedekatan, penggunaan bahasa daerah didalam baliho kampanye juga dalam rangka membumikan pesan komunikasi politik.

"Sejauh bisa dikemas dan didesain dengan baik biasanya akan bisa lebih efektif jika dibandingkan dengan pesan sejenis," imbuhnya.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Meski begitu, menurutnya penggunaan bahasa daerah dalam baliho juga perlu kehati-hatian. Sebab, penggunaan bahasa lokal memiliki kedekatan dengan adat dan keyakinan masyarakat.

"Jangan sampai bertentangan dengan adat, keyakinan dan kebiasaan yang berlaku pada masyarakat setempat sehingga pesan politik akan menjadi kontraproduktif," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.