Minggu, 14 Jun 2026 07:45 WIB

Baliho Unik Bertebaran di Jember, Sosiolog Unej: Itu Kerja Politik Konteks Pemasaran

Baliho salah satu caleg di Jember. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Baliho salah satu caleg di Jember. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Musim kampanye menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tengah berlangsung. Beraneka bentuk baliho dari berbagai macam partai telah terpajang memenuhi ruang-ruang publik.

Tidak hanya baliho dengan desain formal, namun ada juga desain unik yang tidak biasa juga banyak bermunculan. Seperti pada sejumlah baliho para calon legislatif (caleg) DPRD dan DPR RI yang tersebar di daerah Balung, Wuluhan, Ambulu, Jenggawah dan wilayah Jember sekitarnya.

Baca Juga: PKB Ingatkan Kualitas Caleg, Halim: Pemain Cadangan Siap Gantikan Incumbent

Menurut Pakar Sosiolog Universitas Negeri Jember (Unej), Dr. Dodik Harnadi, S.Sos, M.Sosio, baliho adalah bagian kerja politik dalam konteks pemasaran.

"Baliho-baliho unik atau anti mainstream sebenarnya kerja politik, yang perlu dilihat dalam konteks pemasaran politik dan sebagai kerja pemasaran, maka tentu prinsip-prinsip pemasaran juga berlaku didalam konteks kampanye politik" terangnya.

Ia menambahkan, dengan membuat baliho unik, yang diinginkan adalah masyarakat bisa mengenal, serta mengingat para politisi yang ikut dalam Pileg mendatang.

Dodik mengungkapkan, bahwa ibarat iklan lain, periklanan politik juga harus unik. Salah satunya adalah membuat baliho unik yang akan lebih mudah menarik atensi masyarakat, disamping itu juga agar mudah diingat dan memorable.

"Baliho bagian dari advertising, para politisi sadar betul bahwa kerja politik adalah kerja pemasaran politik, tentunya dengan prinsip-prinsip advertising. Salah satunya menggunakan desain unik atau anti mainstream, sehingga masyarakat akan mudah tertuju dan mudah ingat," ucap Dodik.  

Dodik juga melihat baliho kampanye dari dimensi representasi diri, artinya bahwa baliho yang dipasang para caleg adalah dalam rangka membangun citra diri.

Baca Juga: Baliho Chatour Travel Bertebaran di Seluruh Jatim, Ada Apa?

"Tentunya bagaimana politisi menyampaikan citra yang tergambar di baliho yang digunakan, biasanya ada simbol-simbol baik secara verbatim maupun desain kampanye agar dikenal sebagai caleg dengan citra tertentu di mata rakyat," tuturnya.

Namun dirinya menyayangkan sikap para caleg dalam menempatkan baliho kerap tidak elok.

"Yang saya sayangkan kadang baliho ditempatkan ditempat yang kadang tidak elok, misal di pepohonan karena menyalahi etika dan ketentuan formal, secara yuridis tidak boleh alat peraga kampanye diletakkan di pepohonan, karena di dalam aturan PKPU itu dilarang," pungkasnya.

Ia melanjutkan hal tersebut juga berkaitan dengan sensitifitas para calon untuk memperhatikan isu-isu lingkungan.

Baca Juga: LG Life’s Good Truck Sapa Warga Surabaya

"Misal dipaku di pohon, hal itu merusak ekologi. Pepohonan yang harusnya kita lestarikan dan rawat, karena hal ini jadi kotor dan rusak karena pemasangan baliho," imbuhnya.

Menurut Dodik, selain adanya pelanggaran etika dalam pemasangan baliho, hal itu juga bisa dijadikan dasar penilaian mengenai para politisi.

"Dari hal itu sebenarnya dapat kita nilai, sejauh mana para politis memiliki sensitifitas dan kesadaran mengenai isu lingkungan," tutupnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.