Sabtu, 06 Jun 2026 20:34 WIB

Atap 2 Kelas SDN Ngadiluwih Bojonegoro Ambruk, Dinas Pendidikan Slow Respons?

Kondisi atap ruangan kelas 6 SDN Ngadiluwih yang ambruk (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Kondisi atap ruangan kelas 6 SDN Ngadiluwih yang ambruk (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Atap kelas di sekolah dasar negeri (SDN) Desa Ngadiluwih Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, ambruk atau rusak, pada Rabu (03/01/2024). Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa itu.

Akibat ambruknya atap kelas itu, aktivitas belajar mengajar terganggu.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Diketahui, bangunan atap yang ambruk di kelas 6 itu terjadi lantaran sudah rapuh termakan usia. Padahal sebelumnya, pernah dilakukan renovasi pada tahun 2014 silam.

Pantauan di lokasi, terlihat puing-puing kayu, plafon dan genting dari ambruknya atap kelas itu masih dibiarkan berserakan. Selain itu, pada kusen pada daun jendela dan pintu nampak rapuh dimakan rayap.

Salah satu guru kelas, Ro'aini mengungkapkan, peristiwa ambruknya atap kelas itu diketahuinya tadi pagi sekira pukul 06.00 WIB saat ia bersama guru yang lain baru datang ke sekolah.

Menurutnya, ada dua ruangan kelas yang mengalami rusak, yakni ruang kelas 5 dan kelas 6. Karena kondisinya yang mengkhawatirkan, dua ruangan kelas itu akhirnya tidak difungsikan sebagai tempat proses belajar mengajar.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

"Kelas ini (atapnya ambruk) sudah tidak gunakan sejak 15 Desember lalu, karena memang sudah mengkhawatirkan, para siswa terpaksa belajar di ruangan kelas yang masih layak. Untuk kelas 6 di ruangan kelas 1 dan kelas 5 di ruangan kelas 2 dengan disekat, " ujarnya.

Ambruknya atap ruangan kelas itu, lanjut Ro'aini, sebelumnya sudah dilaporkan dan diajukan untuk perbaikan atau renovasi kepada Dinas Pendidikan. Namun, sampai kini belum ada tindak lanjut hingga atap ruangan kelas itu ambruk.

"Bangunan ini terakhir baru direnovasi tahun 2014 yang lalu. Namun, kondisinya sudah rapuh kusen-kusennya sudah rusak, sementara bangunan yang lain itu direnovasi 2012 yang lalu, " bebernya.

Baca Juga: Waspada! Ini 5 Titik Rawan Laka dan 3 Area Macet di Bojonegoro

Oleh pihak sekolah, di sekitar lokasi kelas yang ambruk di pasang tali pembatas, agar para siswa tidak mendekati atau bermain di sekitar lokasi bangunan yang rusak.

"Kami berharap agar segera dilakukan renovasi atau perbaikan pada ruangan kelas yang rusak ini, agar para siswa dapat belajar dengan tenang. Dan kami tidak kehilangan kepercayaan dari orang tua murid untuk menyekolahkan anaknya disini, " pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.