Minggu, 26 Jul 2026 14:24 WIB

Cekatan SIM, Layanan Jemput Bola Gratis Polresta Sidoarjo

Peserta Cekatan SIM mencoba ujian lintasan S. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Peserta Cekatan SIM mencoba ujian lintasan S. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Petugas Satlantas Polresta Sidoarjo lakukan agenda jemput bola mengatasi kesulitan warga di ujian praktik Surat Izin Mengemudi (SIM) melalui program Cekatan SIM (Cepat Tingkatkan Kemampuan Ujian Praktik dan Ujian Teori SIM).

Calon pemohon SIM bisa lebih dulu mendapatkan coaching clinic melewati lintasan huruf S sebelum mengikuti ujian sesungguhnya.

Baca Juga: 600 Siswa SDIT El Haq Ikuti Microplastic Journey, Perkuat Sekolah Bebas Plastik

Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Indra Budi Wibowo mengatakan inovasi ini dilakukan setelah melihat masih banyak pemohon di wilayah Kota Sidoarjo yang kesulitan lulus dari ujian praktik SIM.

"Tingkat kelulusan pemohon SIM di Sidoarjo masih rendah karena mereka tetap kesulitan melewati ujian praktik kendati Polri telah mengganti lintasan zig-zag dengan huruf S. Itulah yang mendorong kami berinovasi dengan memberikan coaching clinic atau pelatihan kepada calon pemohon SIM sebelum mereka melakukan tes sesungguhnya," ucap Kompol Indra. Kamis, (7/12/2023).

"Program Cekatan SIM ini kami gelar untuk meningkatkan kemampuan berkendara para pemohon SIM agar mereka lebih mudah lulus. Itu sebabnya materi pelatihan yang diberikan persis sama dengan saat tes sesungguhnya. Materi latihan diberikan oleh petugas kami dan itu pun tidak cuma sekali atau dua kali, tetapi sampai mereka benar-benar mahir dalam berkendara," terangnya.

Kompol Indra menyebut pelatihan uji praktik SIM di Polresta Sidoarjo dibuka setiap hari Rabu dan Jumat pada pukul 15.00-16.00 WIB.

Baca Juga: Indah Kurnia Ajak Warga Sidoarjo Dukung Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Lulusan Akpol 2009 ini menambahkan, pihaknya berencana membuat lapangan latihan di seluruh kecamatan di Kabupaten Sidoarjo untuk menampung animo masyarakat.

"Sejauh ini masyarakat Sidoarjo menyambut baik program pelatihan Cekatan SIM karena mereka sendiri merasakan manfaatnya. Banyak permintaan untuk menggelar pelatihan uji praktik di desa mereka demi memudahkan warga," tuturnya.

"Itu sebabnya kami membahas rencana pembangunan lapangan uji praktik di 18 kecamatan yang ada di Sidoarjo agar bisa menjangkau lebih banyak masyarakat. Nantinya, personel Bhabinkamtibmas dan Unit Lantas di masing-masing Polsek yang sudah kami latih akan menjadi pemateri," imbuhnya.

Baca Juga: Dorong Efisiensi Industri, Kawan Lama Solution Expo 2026 Hadir di Surabaya

Kompol Indra menegaskan bahwa pihaknya tidak membebankan biaya apapun kepada peserta pelatihan uji praktik ini.

"Semuanya gratis dan kami bimbing sampai mahir. Lewat program Cekatan SIM ini pula kami jajaran Satlantas Polresta Sidoarjo ingin masyarakat jadi mengetahui serta mengalami sendiri bahwa proses pembuatan SIM yang sesuai aturan di Polresta Sidoarjo ternyata mudah, murah, dan cepat," tutupnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.