Minggu, 07 Jun 2026 07:44 WIB

Universitas Ciputra Beri Tips Mahasiswa Cara Pertahankan Bisnisnya

Talkshow di hari kedua Program Wirausaha Merdeka (WMK) Universitas Ciputra 2023. (Foto: Aditya for jatimnow.com)
Talkshow di hari kedua Program Wirausaha Merdeka (WMK) Universitas Ciputra 2023. (Foto: Aditya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Universitas Ciputra memberi tips para mahasiswa agar bisa mempertahankan bisnisnya. Ini disampaikan dalam enterprenurship talkshow di hari kedua Program Wirausaha Merdeka (WMK) Universitas Ciputra 2023, Sabtu (2/12/2023) kemarin.

Talkshow ini menghadirkan narasumber Excetutive Board Universitas Ciputra DR. Ir. Denny Bernardus M.M. Sesuai dengan tema “Membangun Bisnis Berkelanjutan dalam Konteks Pasar Global” Denny berbagi cara memenej bisnis itu berbeda dengan pertemanan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Bahwa kalau cari bestie itu cari kesamaan tapi kalau cari partner bisnis itu cari perbedaan," jelasnya.

Denny mengungkapkan, untuk mempertahankan suatu bisnis perlu ada komitmen dan tanggung jawab dari kelompok kecil yang telah terbentuk. Kelompok wirausaha paling efektif menurutnya maksimal berjumlah lima orang.

Denny juga menuturkan, bahwa dari kelima orang itu, masing-masih harus memiliki perbedaan kemampuan dalam background keilmuannya. Sehingga nantinya mampu memberikan masukan satu sama lain agar bisnis dapat terus bertahan.

Selain itu, jam terbang juga menjadi hal yang patut diperhitungkan. Founder sebuah usaha perlu memiliki jam terbang yang cukup agar memiliki pengetahuan, yang itu dapat diraih salah satunya melalui program Wirausaha Merdeka Univeritas Ciputra ini.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Di mata kuliah WMK ini ini kita mengajarkan kepada para mahasiswa untuk Jangan hanya tinggal dalam satu disiplin harus multi disiplin jadi dengan jumlah yang terbatas maksimal 5 ini ya best practice saja Kemudian background yang berbeda-beda itu akan lebih mudah tercipta usaha-usaha baru yang lebih sustainable," pungkasnya.

Menurutnya program yang dinisiasi oleh Kemendikbud ini menjadi program yang baik dalam menciptakan wirausaha baru. Setidaknya dalam WMK Universitas Ciputra 2023 ini berhasil menciptakan start up baru sebanyak 550 peserta.

Sementara itu Ketua WMK Universitas CiputraDr David Sukardi Kodrat, M.M., CPM (Asia) mengungkapkan, Universitas Ciputra ingin mendukung penciptaan wirausaha baru.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Hal itu pun berhasil diwujudkan Universitas Ciputra melalui program WMK ini yang diikuti 39 perguruan tinggi yang tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, DKI, Jawa Barat, Bali, Sumatera Utara, NTB, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan.

"Enterpreneur ini bukan ekslusif untuk orang-orang yang punya uang, tapi Pak Ciputra ingin anak petani, nelayan, polisi, tentara, orang-orang terbelakang bisa jadi pengusaha," katanya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.