Senin, 27 Jul 2026 01:31 WIB

Viral Pesta Pernikahan Dirusak Mantan, Ini Faktanya

  • Penulis :
  • | Minggu, 02 Sep 2018 20:31 WIB
ILUSTRASI- RESEPSI PERNIKAHAN TITO DAN TITA  DI SURABAYA, SABTU (1/9/2018)
ILUSTRASI- RESEPSI PERNIKAHAN TITO DAN TITA DI SURABAYA, SABTU (1/9/2018)

jatimnow.com - Sebuah video pengerusakan sebuah pesta pernikahan yang ada di Kota Batu mendadak viral di media sosial Malang Raya. Video yang pertama kali diposting akun Facebook bernama Eris Riswandi ini ramai dibicarakan karena ricuh kehadiran beberapa orang.

Dalam postingannya, dikatakan pesta pernikahan tersebut ricuh akibat ulah sang mantan yang membawa teman-temannya yang diduga preman ke lokasi pernikahan.

Baca Juga: Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Namun dari penelusuran jatimnow.com, pada Minggu (2/9/2018), menemukan fakta bahwa pesta pernikahan yang terjadi di Dusun Durek, Desa Giripurno Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, ini rusak bukan karena ulah 'sang mantan'.

Kepala Dusun Durek, Sukirno membenarkan peristiwa perkelahian yang terjadi di resepsi pernikahan Fachrudin Hamsyah dan Amira Adelia di rumah mempelai pria pada Kamis 30 agustus 2018 pukul 22.30 WIB tersebut.

"Memang sempat ada kericuhan di pesta pernikahan itu. Tapi ceritanya tidak seperti yang diberitakan di media sosial. Bukan karena soal mantan mempelai," ungkap Sukirno.

Ia menambahkan kericuhan diawali saat salah satu tamu undangan terjatuh dari lokasi pesta pernikahan yang terletak di jalan setinggi tiga meter.

Sedangkan di jalan bawah terdapat pelataran rumah, yang tidak tampak karena ditutup kain sehingga salah satu tamu undangan terjatuh hingga masuk ke pelataran rumah.

"Karena dikira rata akhirnya dia terjatuh. Setelah terjatuh dia tertawa. Tapi setelah itu ternyata ada teman-temannya yang lempar botol. Akhirnya jadi ricuh," bebernya.

Baca Juga: Liburan ke Jatim Park 1, Coba 3 Hotel Unik di Kota Batu Ini

Saat kericuhan berlangsung, sang mempelai pria terkejut dan tiba-tiba kesurupan. Hal ini membuat suasana pesta pernikahan semakin gaduh dan ricuh.

"Karena kaget, mempelai lelakinya pingsan dan langsung kesurupan. Jadi tambah ramai. Apalagi dia pemain Bantengan, jadi dipegangi orang empat pun nggak kuat. Ini murni karena kesalahpahaman aja, bukan karena mantan," terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Bumiaji AKP Nyoto Gelar mengungkapkan peristiwa tersebut memang benar, namun pihak kepolisian tak menerima adanya laporan warga sehingga tidak bisa diproses.

"Tidak ada laporan ke kita. Ya syukur tidak ada yang terluka saja," pungkasnya.

Baca Juga: Bapak dan Anak Pengasuh Ponpes di Malang Ditangkap, Diduga Lecehkan Santriwati

Sebelumnya, sebuah video kericuhan di resepsi pernikahan mendadak viral di media sosial facebook dan instagram sejak diunggah pada Sabtu 1 September 2018 diakun Eris Riswandi.

Dalam postingan awal, dijelaskan video tersebut merupakan akibat mengundang sang mantan dihajatan pernikahan.

Reporter: Avirista Midaada
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.