Kamis, 11 Jun 2026 23:26 WIB

Pengamen di Alun-alun Ponorogo, Kasatpol PP Angkat Bicara

Pengamen yang berhasil di razia Satpol PP Ponorogo (Satpol PP for jatimnow.com)
Pengamen yang berhasil di razia Satpol PP Ponorogo (Satpol PP for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ponorogo, Joko Waskito angkat bicara perihal pengamen mengganggu warga Ponorogo yang sedang bersantai di Alun-alun.

“Satpol PP telah rutin melakukan razia pengamen sebelum isu tersebut menjadi viral,” klaim Joko kepada jatimnow.com, Selasa (21/11/2203)

Baca Juga: BKPSDM Tulungagung Periksa Anggota Satpol PP yang Berjaga di Kantor Disbudpar

Menurutnya, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), Satpol PP melaksanakan razia setiap hari dengan tiga shift. Tiga shift itu mulai dari pagi hingga malam.

“Setiap shift melibatkan 7 anggota Satpol PP yang menjalankan operasi pengamen, ODGJ (orang dengan gangguan jiwa), dan Silver Men,” kata mantan Camat Kauman ini.

Joko menjelaskan razia memang tidak fokus di Alun-alun Ponorogo saja. Namun di beberapa titik. Sebut saja di perempatan-perempatan maupun di trafic light.

Bahwq setiap hari terdapat pengemis, pengamen, dan Silver Men yang terjaring dalam razia. Beberapa di antaranya diserahkan ke dinas terkait untuk pembinaan.

“Buktinya ada itu gitar di kantor Satpol PP banyak sekali. Bahkan properti lainnya juga ada,” tegas Joko.

Meskipun demikian, sebagai respons terhadap keluhan yang viral, Joko berjanji akan lebih menggiatkan razia, terutama di area keramaian seperti Alun-alun Ponorogo, Jalan HOS Cokroaminoto, dan lainnya.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

Ia menyatakan bahwa rencana fokus pada razia malam Minggu dan akan merespons keluhan warga dengan tindakan lebih lanjut.

“Mungkin lebih fokus nanti pada malam Minggu di Alun-alun ya,” pungkasnya.

Sebelumnya, keluhan serupa diungkapkan oleh warga melalui media sosial, termasuk postingan dari akun Facebook @catur Priyambodo yang menceritakan pengalaman pribadi terganggu oleh pengamen di alun-alun Ponorogo.

“Aku meh curhat Karo tekok min, kapan kae aku mangan jagung bakar karo keluarga neng alun alun ora nyaman mergo okeh pengamen. Nah, mambengi aku ngopi karo anak bojoku neng HOS Cokroaminoto, lagi lungguh enek wong ngamen, selang 5 menit enek wong ngamen meneh, bar kui gang sedeluk enek wong ngamen meneh,.nek ora dikei nesu.. akhire aku pindah ngopi neng jalan jendral Sudirman, bae malah tambah nemen! pesenan es teh durung teko wes diampiri pengamen, mangan gorengan durung sampe teko pengamen meneh..nah aku duduhono min, nggon ngopi pinggir dalan neng Ponorogo sing ga enek pengamen neng ndi jajal? Iki tekok serius” tulis akun Facebook @catur Priyambodo.

Baca Juga: Balai Pemuda, Surat Pengosongan, dan Teori Pintu Terbuka

(Saya mau curhat. Beberapa waktu lalu saya makan jagung bakar dengan keluarga di alun-alun Ponorogo. Tidak nyaman karena banyak pengamen. Tadi malam saya kembali mgopi dengan anak istri saya di jalan HOS Cokroaminoto. Saya baru duduk sudah ada pengamen. Selang 5 menit kembali ada pengamen. Setelahnya ada lagi. Jika tidak diberi uang marah. Akhirnya saya pindah tempat ngopi di Jalan Jendral Sudirman. Ternyata sama saja dan lebih parah. Pesanan es teg belum datang, sudah didatangi pengamen. Makan gorengan belum selesai juga didatangi pengamen. Coba saya dikasih tahu, dimana tempat ngopi pinggir jalan di Ponorogo tapi tidak ada pengamen).

Pemilik akun Facebook @catur priyambodo membenarkan bahwa itu tulisannya. Pria yang mempunyai nama asli Raden Catur Priyambodo sendiri mengatakan bahwa yang ditulis benar adanya.

“Itu pengalaman pribadi saya sendiri memang. Makanya daya curhat di media sosial sudah karena sumpek,” ujar Catur, sapaan akrab Raden Catur Priyambodo.

Caption foto : 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.