Rabu, 22 Jul 2026 17:15 WIB

Bentrok 2 Kelompok Mahasiswa UPN Surabaya, Berujung Proses Hukum

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Sabtu, 04 Nov 2023 16:40 WIB
Ilustrasi. (dok. jatimnow.com)
Ilustrasi. (dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Bentrok antar mahasiswa terjadi di kampus UPN Veteran Jatim di Surabaya pada 28 Oktober lalu pasca prosesi wisuda. Akibat dari bentrok tersebut, satu orang mengalami luka-luka.

Staff Humas UPN Veteran Jatim, Nizwan Amin membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Nizwan mengungkapkan kejadian tersebut bermula dari kelompok mahasiswa program studi teknik sipil dan teknik pangan melakukan arak-arakan untuk mengapresiasi mahasiswa setiap jurusan yang di wisuda.

"Kebetulan mereka berhadap-hadapan. Mungkin karena adu yel-yel atau apa, sehingga sedikit panas. Entah ada provokasi, akhirnya terjadilah tawuran," kata Nizwan, Jumat (3/11/2023).

Sebenarnya, lanjut Nizwan, sudah melakukan audiensi. Namun korban tetap ngotot untuk membawa kasus tersebut ke ranah hukum. Korban diketahui mengalami luka-luka akibat pemukulan dan penyiraman air miras.

"Wadek 3 Fakultas Teknik sudah menggelar mediasi beberapa kali, memanggil pihak teknik pangan dan sipil. Tapi mediasi belum bisa bersama karena korban masih mengalami trauma dan segala macam," ujarnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Nizwan mengatakan kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian usai korban membuat laporan di Polsek Gununganyar, Surabaya.

Nizwan melanjutkan, jika saat ini, pihak kampus masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh kepolisian. Dari situlah, kemudian kampus baru akan mengambil langkah untuk memberikan sanksi bagi para pelaku.

"Polisi menyarankan agar damai. Tapi dari pihak korban masih ngeyel untuk proses ke kepolisian. Kami masih menunggu hasil dari kepolisian, nanti sanksi akademisnya seperti apa," ucapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Nizwan menegaskan pihak kampus akan tetap memberikan sanksi kepada para pelaku meskipun kasus tersebut berakhir damai.

Pasalnya, dalam tawuran tersebut ditemukan botol minuman keras. Padahal, kampus sudah melarang mahasiswa membawa minuman beralkohol ataupun narkoba.

"Pasti akan ada sanksi, bentuknya seperti apa akan dibicarakan. Karena dari awal mahasiswa masuk itu sudah ada peraturan tidak boleh membawa minuman keras dan narkoba," tandasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.