Minggu, 07 Jun 2026 09:38 WIB

Bentrok 2 Kelompok Mahasiswa UPN Surabaya, Berujung Proses Hukum

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Sabtu, 04 Nov 2023 16:40 WIB
Ilustrasi. (dok. jatimnow.com)
Ilustrasi. (dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Bentrok antar mahasiswa terjadi di kampus UPN Veteran Jatim di Surabaya pada 28 Oktober lalu pasca prosesi wisuda. Akibat dari bentrok tersebut, satu orang mengalami luka-luka.

Staff Humas UPN Veteran Jatim, Nizwan Amin membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Nizwan mengungkapkan kejadian tersebut bermula dari kelompok mahasiswa program studi teknik sipil dan teknik pangan melakukan arak-arakan untuk mengapresiasi mahasiswa setiap jurusan yang di wisuda.

"Kebetulan mereka berhadap-hadapan. Mungkin karena adu yel-yel atau apa, sehingga sedikit panas. Entah ada provokasi, akhirnya terjadilah tawuran," kata Nizwan, Jumat (3/11/2023).

Sebenarnya, lanjut Nizwan, sudah melakukan audiensi. Namun korban tetap ngotot untuk membawa kasus tersebut ke ranah hukum. Korban diketahui mengalami luka-luka akibat pemukulan dan penyiraman air miras.

"Wadek 3 Fakultas Teknik sudah menggelar mediasi beberapa kali, memanggil pihak teknik pangan dan sipil. Tapi mediasi belum bisa bersama karena korban masih mengalami trauma dan segala macam," ujarnya.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Nizwan mengatakan kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian usai korban membuat laporan di Polsek Gununganyar, Surabaya.

Nizwan melanjutkan, jika saat ini, pihak kampus masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh kepolisian. Dari situlah, kemudian kampus baru akan mengambil langkah untuk memberikan sanksi bagi para pelaku.

"Polisi menyarankan agar damai. Tapi dari pihak korban masih ngeyel untuk proses ke kepolisian. Kami masih menunggu hasil dari kepolisian, nanti sanksi akademisnya seperti apa," ucapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Nizwan menegaskan pihak kampus akan tetap memberikan sanksi kepada para pelaku meskipun kasus tersebut berakhir damai.

Pasalnya, dalam tawuran tersebut ditemukan botol minuman keras. Padahal, kampus sudah melarang mahasiswa membawa minuman beralkohol ataupun narkoba.

"Pasti akan ada sanksi, bentuknya seperti apa akan dibicarakan. Karena dari awal mahasiswa masuk itu sudah ada peraturan tidak boleh membawa minuman keras dan narkoba," tandasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.