Sabtu, 06 Jun 2026 17:21 WIB

Pemkot Pasuruan Gandeng BPOM Bekali PKL Edukasi Keamanan Pangan

  • Penulis :
  • | Jumat, 27 Okt 2023 13:25 WIB
Gus Ipul saat berbincang dengan pedagang kaki lima di Pasuruan. (Foto: Humas Pemkot Pasuruan for jatimnow.com)
Gus Ipul saat berbincang dengan pedagang kaki lima di Pasuruan. (Foto: Humas Pemkot Pasuruan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Guna menjamin keamanan dan mutu pangan siap saji, Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan berkolaborasi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggelar pembinaan Gerakan Pangan Aman Pedagang Kreatif Lapangan bertempat di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kota Pasuruan, Kamis (26/10/2023).

Pembinaan ini diikuti oleh para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Alun-Alun Kota Pasuruan dan sekitarnya, mereka dibekali pengetahuan dan pemahanan terkait bahan pangan yang aman sehingga peredaran bahan berbahaya dapat dihilangkan, khususnya yang berjualan makanan dan minuman yang diolah dan siap disajikan.

Baca Juga: Khofifah, Emil Dardak dan Mensos Gus Ipul Ikuti Salat Id di MAS

Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf, menyampaikan pembinaan ini penting dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang keamanan pangan di Kota Pasuruan. Dengan demikian, masyarakat akan dapat menikmati wisata kuliner yang beragam dan aman.

“Pembinaan ini dilakukan supaya para PKL mendapat pengetahuan tentang makanan yang aman dan sehat, memperoleh bahan baku yang sehat, hingga bagaimana penyajian makanan yang baik, karena makanan sehat menjadi kebutuhan kita semua,” jelas Gus Ipul.

Lantas Gus Ipul memberi contoh pengemasan dan penyajian yang sehat seperti apa yang dilakukan oleh ibu-ibu zaman dahulu. Ia meminta para pedagang untuk lebih kreatif dan selektif dalam memilih bahan sebab saat ini banyak produk instan yang menggantikan.

“Penyajian makanan sehat zaman dulu salah satunya menggunakan bungkus daun pisang, namun saat ini proses penyajian makanan itu sudah bergeser karena banyak produk instan yang menggantikan. Maka itu, kita harus cari cara, para pedang harus mulai kreatif dan selektif di lapangan dalam menyajikan makanannya,” ujarnya.

Disamping itu, Gus Ipul juga mengajak para pedagang untuk turut menjaga kebersihan di sekitar tempat berjualannya masing-masing dengan menerapkan 'Lisa Bunga' akronim lihat sampah ambil buang pada tempatnya, sehingga pembeli pun merasa nyaman dan puas ketika berbelanja.

"Saya ajak pegadang bersih-besih sebab bersih adalah kunci, bersihkan sampah dibawah gerobak, terapkan ‘Lisa Bunga’ untuk bantu membuat Alun-alun kita bersih, kalau sudah bersih, rejekinya akan datang," ucapnya.

Baca Juga: Jangan Tergiur Warna! Ini Panduan Pilih Kudapan Idul Fitri yang Berkualitas

Trotoar yang menjadi hak pejalan kaki pun tak luput dari perhatian Gus Ipul. Ia mewanti-wanti kepada PKL yang hadir agar tidak lagi menggunakan trotoar sebagai tempat parkir.

"Setelah bersih, bantu untuk ciptakan ketertiban, jangan menunggu petugas datang baru tertib, harus sadar. Tidak boleh lagi ada yang parkir di trotoar, sebab itu milik pejalan kaki," terangnya.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul juga menyerahkan gerobak secara simbolis kepada para PKL yang berjualan di sekitar Alun-alun Kota Pasuruan. Sebanyak 74 gerobak yang dibagikan telah didesain dan dibuat khusus oleh Pemkot Pasuruan.

Sebelumnya, di tahap awal, setidaknya ada 50 gerobak yang telah dibagikan.

Baca Juga: Rempah Indonesia Lolos Uji Radiasi, 174 Ton Meluncur ke Amerika

"Gerobak ini juga sudah disesuaikan dengan kebutuhan, tolong ini digunakan dan dimanfaatkan dengan baik. Kalau nanti ada gerobak tidak sama, akan kita akan pulangkan," tegasnya.

Tak hanya itu, Gus Ipul juga mengatakan nantinya para PKL akan diberi pakaian yang seragam sehingga telihat rapi dengan harapan mendatangkan lebih banyak pengunjung ke Alun-Alun Kota Pasuruan.

"Kita ingin alun-alun makin rapi, tertib dan nantinya para pedagang akan berseragam, agar ada bedanya mana yang pedagang, mana yang keamanan. Harus kreatif, agar menarik para pengunjung untuk datang," pungkasnya

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.