Minggu, 26 Jul 2026 05:07 WIB

Emak-emak Gendong Bayi Rela Antre Sembako Murah di Kediri, Harga Beras Kapan Turun?

Suasana antrean pasar murah di depan TMP Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Suasana antrean pasar murah di depan TMP Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan emak-emak di Kediri rela berpanas-panasan untuk mengantre sembako murah yang dijual Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri, pada Senin (16/10/2023) di depan Taman Makam Pahlawan. Di antaranya terlihat sambil menggendong bayi.

Harga sembako terutama beras di Kediri memang masih cukup tinggi. Ini yang membuat mereka, juga terlihat para Lansia rela berpanas-panasan demi mendapatkan sembako dengan harga murah.

Baca Juga: PBNU Kirim Tim Survey Lokasi Muktamar ke Ponpes Lirboyo Kediri, Ini Hasilnya

Kendati dalam pembelian beras jenis SPHP ini dibatasi hanya 2 bungkus, atau 10 kilogram untuk setiap warga, namun mereka tetap rela mengantre. Antrean bahkan mengular pada pembelian komoditas minyak goreng.

Sri Widiastuti, lansia pembeli beras mengaku rela mengantre lantaran harga di pasaran masih sekitar Rp14.000 per kilogram. Sementara dalam operasi pasar ini, harga beras kualitas medium hanya dijual seharga Rp52.000 per lima kilogram, atau Rp10.400 per kilogram.

“Ini tadi membeli beras dan bawang merah, untuk berasnya lumayan murah, hanya Rp52.000 perlima kilogram, kalau di pasaran masih sekitar Rp14.000 per kilogramnya,” kata Sri Widiastuti

Sementara, Suprihatin, pembeli minyak goreng mengaku dalam operasi pasar tersebut harga minyak goreng selisih Rp1.500 lebih murah dari harga di pasaran.

Baca Juga: Dukung UMKM Go Global, BI Kediri Gelar Karya Kreatif Mataraman x DIGIMAFest

“Kalau saya tadi membeli minyak goreng sama tepung, hanga minyaknya selisih Rp1.500 dengan di pasaran,” jelasnya

Sementara itu, Muhammad Ridwan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri mengatakan, dalam operasi pangan murah ini disediakan 8 ton beras murah. Ia juga memastikan harga yang dijual di bawah harga pasaran.

Selain beras mereka juga menyediakan telur, bawang merah, bawang putih, minyak goreng.

Baca Juga: Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

“Dalam gerakan pangan murah ini kami menyediakan bergam sembako, meliputi beras, minyak goreng, telur, bawang merah dan putih, dan gula. Tujuannya agar masyarakat dapat terbantu untuk mendapatkan sembako dengan harga murah ditengah kurang stabilnya harga sembako akhir-akhir ini,” jelas Ridwan

Ridwan menambahkan, dalam operasi pangan murah ini, beras premium kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp67.500, beras SPHP Rp52.000, minyak goreng 1 liter dijual Rp14.500, gula pasir satu kilogram Rp14.200. Sedangkan telur perkilogram Rp22.500, bawang merah Rp15.000, dan bawang putih Rp30.000 per kilogram.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.