Sabtu, 06 Jun 2026 22:48 WIB

Emak-emak Gendong Bayi Rela Antre Sembako Murah di Kediri, Harga Beras Kapan Turun?

Suasana antrean pasar murah di depan TMP Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Suasana antrean pasar murah di depan TMP Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan emak-emak di Kediri rela berpanas-panasan untuk mengantre sembako murah yang dijual Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri, pada Senin (16/10/2023) di depan Taman Makam Pahlawan. Di antaranya terlihat sambil menggendong bayi.

Harga sembako terutama beras di Kediri memang masih cukup tinggi. Ini yang membuat mereka, juga terlihat para Lansia rela berpanas-panasan demi mendapatkan sembako dengan harga murah.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Kendati dalam pembelian beras jenis SPHP ini dibatasi hanya 2 bungkus, atau 10 kilogram untuk setiap warga, namun mereka tetap rela mengantre. Antrean bahkan mengular pada pembelian komoditas minyak goreng.

Sri Widiastuti, lansia pembeli beras mengaku rela mengantre lantaran harga di pasaran masih sekitar Rp14.000 per kilogram. Sementara dalam operasi pasar ini, harga beras kualitas medium hanya dijual seharga Rp52.000 per lima kilogram, atau Rp10.400 per kilogram.

“Ini tadi membeli beras dan bawang merah, untuk berasnya lumayan murah, hanya Rp52.000 perlima kilogram, kalau di pasaran masih sekitar Rp14.000 per kilogramnya,” kata Sri Widiastuti

Sementara, Suprihatin, pembeli minyak goreng mengaku dalam operasi pasar tersebut harga minyak goreng selisih Rp1.500 lebih murah dari harga di pasaran.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

“Kalau saya tadi membeli minyak goreng sama tepung, hanga minyaknya selisih Rp1.500 dengan di pasaran,” jelasnya

Sementara itu, Muhammad Ridwan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri mengatakan, dalam operasi pangan murah ini disediakan 8 ton beras murah. Ia juga memastikan harga yang dijual di bawah harga pasaran.

Selain beras mereka juga menyediakan telur, bawang merah, bawang putih, minyak goreng.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

“Dalam gerakan pangan murah ini kami menyediakan bergam sembako, meliputi beras, minyak goreng, telur, bawang merah dan putih, dan gula. Tujuannya agar masyarakat dapat terbantu untuk mendapatkan sembako dengan harga murah ditengah kurang stabilnya harga sembako akhir-akhir ini,” jelas Ridwan

Ridwan menambahkan, dalam operasi pangan murah ini, beras premium kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp67.500, beras SPHP Rp52.000, minyak goreng 1 liter dijual Rp14.500, gula pasir satu kilogram Rp14.200. Sedangkan telur perkilogram Rp22.500, bawang merah Rp15.000, dan bawang putih Rp30.000 per kilogram.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.