Sabtu, 25 Jul 2026 17:06 WIB

Bapanas Klaim Harga Beras Turun di Ponorogo

Bapanas sidak beras di Pasar Legi Ponorogo(Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Bapanas sidak beras di Pasar Legi Ponorogo(Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan sidak ke Pasar Legi Ponorogo. Hasilnya, Bapanas mengklaim harga beras turun di Bumi Reog.

Pantauan jatimnow.com, Deputi 3 Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapenas, Andriko Noto Susanto menuju lantai 2 Pasar Legi.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

Andriko bertanya, berapa harga beras di bumi reog. Pun juga ketersediaan beras di Pasar Legi Ponorogo. Tidak hanya melakukan sidak terhadap ketersediaan dan harga beras.

Namun Andriko juga memantau ketersediaan dan harga Minyakita. Juga mengecek harga daging ayam potong dan daging sapi yang berada di lantai 1 Pasar Legi Ponorogo.

“Khusus beras dilaporkan aman. Tadi juga kita lihat harga-harga di Pasar Legi,” ujar Andriko kepada jatimnow.com setelah melakukan sidak, Kamis (12/10/2023).

Dia menerangkan harga beras di pasaran kisarannya Rp12 ribu. Tentu harga Rp12 ribu lebih murah dibanding beberapa tempat lain yang masih di kisaran Rp13 ribu.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

“Di Ponorogo lebih turun lagi. Ya di Rp12 ribu itu tadi, untuk beras medium,” kata Andriko di Pasar Legi Ponorogo.

Dia menyatakan bahwa pemerintah melalui Bulog melakukan upaya penting. Pertama memberikan bantuan pangan beras 10 kg kepada keluarga pemerimaa manfaat.

“10 kg per bulan. September sudah selesai penyalurannya. Oktober sudah siap dikirim mudah-mudahan tepat waktu,” jelas Andrio.

Baca Juga: Vulcan Flow Ponorogo, Tawarkan Konsep Industrial Raw dan Ragam Menu Murah

Kedua, kata dia, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang harganya ditentukan di 3 zona lalu disebar ke pasar-pasar tradisional.

“Banyak diminati retail. SPHP itu menjaga harga beras tidak naik. Sekarang dikerjakan agar supaya aman. Produksi segera ditingkatkan mengoptimalkan air tanah,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.