Minggu, 26 Jul 2026 22:28 WIB

2 Pemuda Bangkalan Bawa Celurit Kardus Perkosa Siswi SMP

Dua pelaku saat diamankan di Polres Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Dua pelaku saat diamankan di Polres Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi bejat dilakukan oleh Taufik Hidayat (18) bersama Syaiful (23) warga Dusun Duko Desa Panyaksagan Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan. Keduanya menyetubuhi Bunga (14) warga setempat yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengatakan kejadian bermula saat keduanya berkenalan dengan Bunga di media sosial. Taufik lalu mengajak Bunga bertemu dan menjemput di rumahnya.

Baca Juga: Viral Video Oknum Anggota Polres Jember Diduga Nyabu, Ini Penjelasan Wakapolres

"Jadi mereka itu bertemu. Korban dijemput dirumahnya dan dibawa keluar oleh pelaku," ujarnya, Rabu (4/10/2023).

Pelaku lalu membawa korban ke area sawah di Desa Panyaksagan yang jauh dari pemukiman. Ia bersama Syaiful lalu memperkosa Bunga di tempat tersebut.

"Saat korban berusaha melawan, ia diancam pelaku menggunakan replika celurit untuk menakut-nakuti korban," tambahnya.

Replika celurit berbahan kardus itu sengaja disiapkan oleh pelaku sebelum bertemu korban.

Baca Juga: Tiga Warga Sidotopo Jadi Korban Dugaan Perampasan dan Penganiayaan Saat HUT Persebaya

Setelah keduanya melancarkan aksi bejatnya tersebut, pelaku lalu mengantarkan korban pulang ke rumahnya dan pelaku bergegas pulang. Usai tiba di rumahnya, korban menangis dan menceritakan semua perbuatan pelaku ke keluarganya.

"Lalu pihak keluarga melaporkan ke petugas dan kami langsung menindaklanjuti," imbuhnya.

Setelah laporan tersebut, polisi lalu berupaya menangkap pelaku dengan cara menjebak. Polisi wanita berpura-pura mendekati pelaku di media sosial dan membujuk untuk bertemu.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

"Lalu petugas yang menyamar ini mengajak bertemu. Setelah disepakati mereka datang ke lokasi yang sudah ditentukan dan petugas menangkap keduanya," jelasnya.

Kini kedua pelaku harus mendekam di penjara dan diproses lebih lanjut.

"Mereka sudah diamankan. Untuk korban sudah dilakukan pendampingan karena mengalami trauma psikis," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.