Senin, 08 Jun 2026 01:50 WIB

KONI Kabupaten Blitar Minta Kota Malang Minta Maaf!

KONI Kabupaten Blitar saat menggelar press konferense. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
KONI Kabupaten Blitar saat menggelar press konferense. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Blitar meminta KONI Kota Malang meminta maaf secara langsung.

Hal ini terkait insiden yang terjadi dalam pertandingan futsal pada Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur 2023 (Porprov Jatim 2023).

Baca Juga: ORADO Jatim Apresiasi KONI, Domino Resmi Jadi Cabang Olahraga Nasional

Dalam pertandingan tersebut pemain dari Kota Malang menendang pemain Blitar yang sedang melakukan selebrasi setelah mencetak gol. Tindakan tidak sportif ini dinilai mencederai pertandingan tersebut.

Atas insiden ini KONI Kota Malang diharapkan meminta maaf secara langsung kepada pemain tim futsal Kabupaten Blitar yang menjadi korban dalam pertandingan tersebut.

Ketua KONI Kabupaten Blitar Tonny Andreas mengatakan hingga saat ini mereka belum menerima permintaan maaf secara langsung dari pihak KONI Kota Malang.

Pihak KONI Kota Malang hanya meminta maaf secara umum yang diunggah melalui media sosial. Diharapkan KONI Kota Malang beserta seluruh tim futsal Kota Malang untuk meminta maaf kepada pemain dan keluarga pemain tim futsal Kabupaten Blitar secara langsung.

"Kami berharap seluruh tim datang ke Blitar meminta maaf kepada kita pemain dan keluarga pemain. Kita duduk bersama untuk meredam semua ini," ujarnya, Jumat (22/09/2023).

Baca Juga: Eks Terpidana Kasus Korupsi, Samanhudi Anwar Terpilih Ketua KONI Kota Blitar

Hal senada juga diungkapkan Lutfi, ibu dari Hanafi, pemain tim futsal Kabupaten Blitar yang menjadi korban tendangan.

Lutfi mengaku akan memaafkan dengan sangat legawa jika pihak tim futsal Kota Malang meminta maaf secara langsung. Namun hingga kini belum ada satu pihak pun yang menghubunginya untuk menyatakan permintaan maaf.

"Jika pihak sana minta maaf saya akan memaafkan. Karena saya menyadari mereka juga punya masa depan. Jadi mari kita sama-sama duduk bersama," tuturnya.

Saat ini lanjut dia, anaknya Hanafi, masih merasakan sakit di bagian bahu yang ditendang. Rencananya Hanafi dan dua pemain lainnya akan menjalani pemeriksaan di rumah sakit.

Baca Juga: Mahasiswa UNU Blitar Gelar Aksi, Minta Dosen Pelaku Kekerasan Seksual Dipecat

"Sampai sekarang masih sakit tapi saya masih bersyukur karena tidak kena kepalanya," pungkasnya.

Aksi tak terpuji dilakukan salah satu pemain futsal Kota Malang viral di media sosial. Pemain tersebut menendang bahu salah satu pemain futsal Kabupaten Blitar yang sedang melakukan selebrasi dengan sujud syukur usai tim Kabupaten Blitar mencetak gol.

Pemain tersebut telah menerima sanksi dari federasi Provinsi Jatim berupa larangan bermain selama dua tahun di event resmi yang diselenggarakan FFI, AFK maupun AFP.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.