Minggu, 14 Jun 2026 07:42 WIB

Kemedikbudristek Beri Lisensi untuk Musisi Jalanan, Jadi Akses di Ruang Publik

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Jumat, 15 Sep 2023 15:24 WIB
Salah satu peserta saat mengikuti Kurasi Musik Jalanandi Balai Pemuda. (Foto: Humas Institut Musisi Jalanan for jatimnow.com)
Salah satu peserta saat mengikuti Kurasi Musik Jalanandi Balai Pemuda. (Foto: Humas Institut Musisi Jalanan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pengamen dan musisi jalanan bakal mendapat lisensi usai mengikuti Kurasi Musik Jalanan yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Gedung Merah Putih, Balai Pemuda Surabaya.

Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan, Kemendikbudristek, Wawan Yogaswara mengatakan musisi yang mendapatkan lisensi adalah mereka yang lulus dalam kurasi dengan kriteria bisa dan ahli memainkan alat musik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Lisensi ini bisa memudahkan Satpol PP untuk mengidentifikasi mana pengamen yang benar-benar berprofesi sebagai musisi. Sehingga yang tidak memiliki lisensi juga gampang ditertibkan," ucapnya, Kamis (14/9/2023).

Wawan juga menjelaskan bahwa kurasi ini juga bertujuan untuk memfasilitasi para musisi jalanan yang memang benar-benar memiliki keterampilan di dunia musik untuk mengekspresikan musiknya di area publik.

"Kurasi ini bisa jadi penegas, siapa sebenarnya musisi jalanan itu. Mereka seniman yang bisa mengekspresikan seni lewat musik di area publik," tegasnya lagi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Pada kesempatan yang sama, anggota Institut Musik Jalanan, Andi Malewa mengatakan jika pihaknya diberi kesempatan untuk bekerjasama dengan Kemendikbudristek sebagai lembaga kurasi untuk mengelola musisi jalanan yang ada di Surabaya dan sekitarnya.

Andi menjelaskan bahwa musisi jalanan adalah sebuah profesi bagi mereka pelaku kesenian musik yang mengekspresikan musiknya di jalanan. Namun yang menjadi persoalan selama ini adalah akses ke ruang publik yang akhirnya membuat musisi jalanan tersebut mengamen di zona merah yang melanggar Perda.

"Dengan kurasi ini, musisi jalanan diharapkan bisa mendapt lisensi untuk bekerja berkesenian di fasilitas ruang publik seperti taman, area wisata, kuliner, dan area publik lainnya," ujarnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Salah satu musisi jalanan dari Sidoarjo yang mengikuti kurasi, Inggiaris menyambut baik adanya kurasi ini. Ia berharap bisa tampil untuk menunjukkan bakatnya di ruang publik

"Kalau lulus dan dapat lisensi, semoga bisa diberi akses untuk ngamen di area publik. Juga kebebasan untuk membawa kotak apresiasi, bagi pengunjung dan penonton yang mau memberi," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.