Rabu, 22 Jul 2026 12:53 WIB

Penghina Banser Dalam Vlog Ahmad Dhani Akhirnya Minta Maaf

 Video Ferry Irawan yang Viral di Media Sosial
Video Ferry Irawan yang Viral di Media Sosial

jatimnow.com - Ferry Irawan seorang pengurus Laskar Pembela Islam (LPI) meminta maaf atas ucapanya yang menyebut Banser idiot pada video blog (vlog) Ahmad Dhani saat aksi deklarasi #2019GantiPresiden. Ferry meminta maaf kepada umat Islam seluruh dunia atas kekhilafannya.

"Asalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, saya Ferry Irawan yang dari vlognya mas Dhani (Ahmad Dhani) yang mengucapkan kata yang tidak semestinya bagi Banser atau yang terasa menyinggung bagi Banser dan para simpatisannya juga umat muslim sedunia. Saya secara pribadi dari lubuk hati yang paling dalam, meminta maaf dengan tulus, sekiranya banser dan simaptisannya umat muslim se Indonesia pada umumnya memaafkan kekhilafan saya pada waktu itu," ucapnya dalam video berdurasi 2 menit yang viral di media sosial, Selasa (28/8/2018).

Dalam video permintaan maaf itu Ferry juga mengatakan permintaan maaf kepada FPI (Front Pembela Islam) karena dirinya sudah tidak aktif lagi dalam keanggotan sudah sangat lama. Dan berjanji tidak akan mengulangi ucapan hinaan tersebut.

"Dan saya berjanji tidak akan mengulangi mengucapkan apa yang sekiranya tidak pantas di ucapkan. Saya punya kehidupan sendiri saya punya pekerjaan sendiri jadi saya minta maaf untuk teman teman FPI yang berjuang sampai sekarang, saya benar-benar minta maaf. Dan sekiranya teman teman FPI juga bisa memaafkan saya," ujarnya.

Dalam vlog Ahmad Dhani saat di Hotel Majapahit pada Minggu (26/8/2018) terdengar suara yang menyebut Banser (Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama) idiot.

Ahmad Dhani menegaskan bukan dirinya yang menyebut. Berikut ini penggalan wawancara dengan salah satu pentolan gerakan #2019GantiPresiden di Hotel Elmi, Surabaya, Minggu (26/8/2018).

Di video yang beredar yang mengatakan Banser idiot?

"Saya nggak bilang Banser idiot. Saya nggak ngomong, lihat saja di video saya nggak ngomong," ujar Dhani.

Kemudian salah seorang yang bernama Ferry Irawan disamping Ahmad Dhani menyela.

"Tapi yang memang Banser. Yang di depan memang Banser. Siapa lagi?," ujar Ferry.

Dhani kembali melanjutkan wawancaranya

"Yang ngomong bukan saya lho, dia (sambil menunjuk Ferry Irawan),"

Vlog caleg DPR RI Partai Gerindra dapil Surabaya-Sidoarjo  tersebut menjadi viral karena terdengar suara pria yang menghina Banser. Banser disebutnya idiot.

Ferry juga mengatakan untuk kedepannya di acara pemilu yang menyambut pileg dan pilpres untuk tidak terjadi hal-hal yang meresahkan masyarakat.

"Mari kita jaga bersama supaya tidak ada ribut-ribut lagi, tidak ada caci maki lagi, tidak ada hantam-hantam lagi, istilahnya tidak ada ribut yang tidak berarti," pungkasnya

Reporter: Arry Saputra
Editor: Arif Ardianto

Baca Juga: Jamin Kenyamanan Ibadah, 400 Posko Ramadan Ansor Jatim Resmi Beroperasi

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.