Sabtu, 06 Jun 2026 13:44 WIB

Umat Klenteng Tri Dharma Sumbernaga Probolinggo Gelar Sembayang Boto, Hormati Arwah Terlantar

Umat Thionghoa melaksanakan sembahyang boto. (Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)
Umat Thionghoa melaksanakan sembahyang boto. (Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Upacara penghormatan arwah yang biasa disebut sembahyang boto, dilakukan puluhan umat Thionghoa di Klenteng Tri Dharma Sumbernaga Probolinggo, pada Rabu (30/8/2023).

"Kegiatan ini merupakan ritual sembahyang boto atau sembahyangan rebutan untuk menghormati arwah yang terlantar atau tidak terurus," kata Erfan Sudjianto, Ketua 2 Klenteng Tri Dharma Sumbernaga Probolinggo.

Baca Juga: Musholla Jannatun, Wakaf Abadi untuk Korban Lion Air JT 610 di Sidoarjo

Erfan menjelaskan arwah yang disembahyangi merupakan arwah yang sudah tidak terurus, seperti halnya para pejuang, ibu melahirkan dan anak yatim. Karena itu, arwah mereka perlu diingat dan dihormati.

"Bahkan arwah yang datang dalam ritual itu bukan hanya dari puluhan tahun, tapi juga berusia ratusan tahun silam," jelasnya.

Dalam sembahyang boto, para arwah diundang masuk ke dalam Klenteng untuk dimasukkan ke tempat pemujaan dengan diberikan beragam sesajen dari berbagai jenis makanan, minuman dan buah- buahan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Usulkan Tambah Area Ibadah dan Sertifikat Halal di Kawasan Wisata

"Para arwah kita persilahkan masuk dengan disediakan hidangan sesajen untuk bisa dinikmati, bahkan pembakaran dupa juga kami lakukan," tegas Erfan.

Ia menjelaskan, sembahyang ini untuk memberikan wujud penghormatan bagi arwah yang tidak terurus, sehingga mereka merasa senang dan menjaga kita dari berbagai musibah dan marabahaya.

"Sembahyang boto atau rebutan ini diperingati setiap bulan ke-7 Imlek tanggal 15. Setiap tahunnya kita lakukan ritual ini ," ungkapnya.

Baca Juga: 6 Tempat Ibadah dalam 1 Lokasi, Bukti Kerukunan Beragama di Surabaya

Selain melakukan upacara sembahyangan boto, umat Klenteng juga menggelar bakti sosial untuk warga setempat dengan membagikan ribuan paket sembako beras serta memggelar pementasan wayang potehi.

"Ini juga merupakan rangkaian Peringatan Ulang Tahun Klenteng Tri Dharma Sumbernaga ke-158," tandas Erfan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.