Kamis, 23 Jul 2026 07:26 WIB

Bus Trans Jatim Koridor II Beroperasi, Ini Asa Komisi D

Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur dr Agung Mulyono saat peresmian Bus Trans Jatim koridor II di terminal Kertajaya. (Foto: Budi for jatimnow.com)
Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur dr Agung Mulyono saat peresmian Bus Trans Jatim koridor II di terminal Kertajaya. (Foto: Budi for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pengoperasian Bus Trans Jatim Koridor II yang menghubungkan wilayah Mojokerto dan Surabaya diharapkan mampu membantu mobilitas dan mengurangi angka kemacetan.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur dr Agung Mulyono saat peresmian Bus Trans Jatim koridor II di terminal Kertajaya, Mojokerto, Minggu (20/8/2023).

Baca Juga: Telapak Temukan Dugaan Pencemaran Kali Porong Mojokerto, Bakal Lapor Menteri LH

“Semoga Bus Trans Jatim yang baru diresmikan ini sukses, bermanfaat bagi mobilisasi masyarakat, aman dan nyaman bagi yang menggunakannya,” katanya.

Seperti diketahui, Bus Trans Jatim Koridor II memiliki 22 unit armada. Dari jumlah itu, ada dua cadangan yang akan dioperasikan jika nanti bus utama mengalami kendala dan butuh perbaikan.

Dari pantauan, acara peresmian Bus Trans Jatim pada Minggu (20/8), dihadiri oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, dan Bupati Sidoarjo yang di wakili oleh Sekda Kabupaten Sidoarjo.

Anggota DPRD Jatim dari Fraksi Demokrat itu akan terus melakukan pengawasan, agar kinerja Trans Jatim maksimal dan masyarakat bisa merasa nyaman.

Hal itu dirasa sangat penting, karena jika pelayanan yang diberikan maksimal, maka masyarakat akan terus menggunakan armada tersebut.

Komisi D DPRD Jatim juga akan mengevaluasi secara berkala, untuk mengetahui animo masyarakat dan standart pelayanan yang dilakukan oleh armada yang ada di lapangan.

Baca Juga: Santuni Yatim Piatu dan Dhuafa, Anggota DPRD Jatim Sampaikan Pesan Prabowo

“Kita akan rapat berkala untuk melakukan monev dan evaluasi, bagus lanjut dan tidak bagus tidak lanjut,” tambah anggota DPRD Jatim dari Dapil Situbondo-Banyuwangi-Bondowoso itu.

Alumnus Fakultas Kedokteran Unair Surabaya itu mengapresiasi pelayanan Bus Trans Jatim koridor I di wilayah Sidoarjo, Surabaya dan Gresik yang cukup diminati dan membantu transportasi masyarakat.

Keberadaan Trans Jatim di tiga wilayah itu memang sangat dibutuhkan, karena mobilisasi masyarakat cukup tinggi.

“Kalau koridor I cukup sukses, saya kira masyarakat perlu mencoba ada waktu gratis pada tanggal 20-27 saat pengoperasian Bus Trans Jatim koridor II,” tambahnya.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Sementara itu, Kepala Dishub Jatim Nyono berharap, dioperasikannya Trans Jatim bisa membantu ongkos transportasi bagi masyarakat yang melewati koridor tersebut.

“Diharapkan akan memberikan keringanan atas transport masyarakat Jawa Timur terutama di koridor yang dilewati. Jadi masyarakat yang biasanya naik sepeda motor cukup menitipkan sepeda bayar Rp5 ribu dan tidur di bus,” katanya.

Nyono optimis bahwa keberadaan Bus Trans Jatim koridor II akan membantu membangkitkan ekonomi di wilayah Mojokerto. Kemacetan lalu-lintas pun bisa berkurang, karena kendaraan pribadi yang melalui jalur tersebut bisa ditekan.

“Keberadaan Bus Trans Jatim nanti juga akan menumbuhkan kebangkitan ekonomi baru dan terminal ini jadi ramai, halte halte akan penuh dengan penitipan sepeda motor. Dan secara tidak langsung kendaraan pribadi juga bisa ditekan,” tambahnya.

Editor : Riko Abdiono
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.