Kamis, 23 Jul 2026 17:14 WIB

Jatim Memilih

Sasar Pemilih Pemula, KPU 'Goes to Campus'

Ketua KPU Arif Budiman saat di kampus Unair Surabaya.
Ketua KPU Arif Budiman saat di kampus Unair Surabaya.

jatimnow.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia menggelar KPU Goes to Campus di 17 provinsi di Indonesia. Tujuannya, mengajak para mahasiswa yang aktif bermedsos turut mensosialisasikan informasi pilkada serentak 2018 yang sebentar lagi berlangsung.

Ketua KPU RI, Arief Budiman saat di temui di Universitas Airlangga, Senin (12/3/2018) menuturkan kegiatan yang digelarnya itu untuk memaksimalkan potensi teknologi informasi yang dimiliki para mahasiswa yang notabene adalah pemilih pemula di pilkada ini.

"Melalui aktivitas para mahasiswa, saluran-saluran informasi yang diberikan oleh KPU akan dapat dirubah menjadi ketertarikan bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam memilih calon pemimpin di Pilkada Serentak 2018 ini," tutur Arief Budiman.

Arief mengaku jika keberadaan anak-anak yang masuk dalam generasi milenial itu paling dekat dengan teknologi yang berpotensi mensosialisasikan kepada masyarakat.

"Terlebih kampus itu tempat berkumpulnya anak-anak muda yang aktif, kreatif, dan inovatif. Sehingga, kami harapkan setelah menerima sosialisasi dari kita tidak berhenti sampai di situ, tapi mereka bisa menyebar luaskan lagi informasi itu melalui aktivitas dia di saluran-saluran penggunaan teknologi informasi yang dia punya," ujarnya.

Tak hanya itu, sosialisasi ini dibarapkannya agar mahasiswa tidak apatis terhadap Pemilu. Para mahasiswa ini diharapkan ikut berpartisipasi untuk menghasilkan pemimpin terbaik lima tahun kedepan.

"Kami menyadari bahwa menyelenggarakan pemilu yang baik tidak bisa dilakukan sendirian, oleh karena itu kami melibatkan banyak orang dalam mencari pemimpin ini," paparnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Informasi dan Humas Universitas Airlangga Surabaya Suko Widodo, mengatakan jika sosialisasi yang sudah banyak dilakukan oleh KPU masih kurang. Sehingga, mahasiswa mengharap kehadiran partai politik atau kandidat untuk memberi program pendidikan politik.

"Tidak cukup jika hanya KPU sendiri yang melakukan sosialisasi. Kami juga sangat rindu dengan parpol yang sudah tidak pernah datang lagi ke kampus untuk memberikan pendidikan politik dan menyosialisasikan program kerja yang akan diaplikasikan," tutur Suko.

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Paslon 01, Sugiri Sancoko-Lisdyarita Menangkan Pilbup Ponorogo

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto

Baca Juga: Gugatan Paslon 03 Dismissal, Pasangan Gabah Menangkan Pilbup Tulungagung

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.