Senin, 08 Jun 2026 04:46 WIB

Mas Dhito Bertemu PP Urban Bahas Progres Pembangunan Stadion Baru Kediri

Pertemuan Mas Dhito dan PP Urban membahas progres stadion baru Kediri. (Foto: Humas Pemkab Kediri for jatimnow.com)
Pertemuan Mas Dhito dan PP Urban membahas progres stadion baru Kediri. (Foto: Humas Pemkab Kediri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana baru saja bertemu dengan PT PP Urban sebagai pelaksana proyek pembangunan stadion baru di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.

Mas Dhito memastikan pembangunan stadion ini akan sesuai dengan kriteria dan persyaratan FIFA.

Baca Juga: Mas Dhito Berikan Bantuan untuk Menopang Ekonomi Keluarga Nenek Sholikah

"Saya berharap betul stadion ini tidak hanya stadion untuk liga satu, tapi nantinya dengan jarak yang tidak jauh dari bandara bisa menjadi stadion untuk pertandingan bertaraf internasional," kata Mas Dhito, dalam rilisnya yang diterima redaksi, Rabu (19/7/2023).

Pertemuan pada Senin (17/7/2023) itu juga diikuti jajaran OPD terkait di Pemkab Kediri. Turut diundang manajemen dari Persedikab dan Persik Kediri untuk dimintai masukan terhadap pembangunan stadion baru di Kabupaten Kediri tersebut.

Mas Dhito berharap, pembangunan stadion itu menjadi perhatian bersama. Pihaknya berpesan hal-hal yang terlihat sepele sekalipun harus tetap diperhatikan dalam proses pembangunan stadion baru Kabupaten Kediri itu.

"Rumput yang akan digunakan seperti apa, rumput ini terlihat sepele tapi sangat krusial, tolong rumput stadion diperhatikan apakah betul sudah sesuai dengan standar FIFA," ungkapnya.

Mega proyek pembangunan stadion berstandar FIFA itu pun dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama pekerjaan dilakukan PT. PP Urban dengan nilai kontrak mencapai Rp149.79 miliar yang bersumber dari APBD 2023.

Selain masalah rumput, Mas Dhito juga menyinggung persoalan penerangan stadion. Mas Dhito pun berharap ketika tahap pertama selesai stadion sudah bisa digunakan untuk kegiatan malam hari.

"Jangan sampai penerangan ini menjadi problem baru," ungkap Mas Dhito.

Site Engineering Manager PT. PP Urban Ryan Aldi Hutagalung menyebut pencahayaan nantinya berada di empat sisi stadion. Untuk tahap pertama yang dikerjakan PP Urban pemasangan lampu masih sebatas pada tribun barat dan timur.

Adapun jumlah lampu yang dipasang di satu tribun diakui belum bisa memenuhi standar penerangan yang ditentukan. Dia menyebut satu tribun untuk mendapat penerangan 800 lux dibutuhkan sebelas lampu FOP (Field of Play).

Baca Juga: Bupati Kediri Minta SPMB Tanpa Kecurangan, Tidak Ada Titipan dan Manipulasi Data

"Untuk tahap ini kita pasang di delapan lampu, pada malam hari tetap bisa nyala tapi untuk kelayakan bertanding memang belum bisa dipakai," terangnya.

Terkait rumput stadion, dalam pemaparan PP Urban menggunakan rumput natural dari jenis Zoysia Japonica. Jenis rumput itu dipilih dengan pertimbangan asli endemik Asia tenggara sehingga tahan udara panas dan relatif tahan kekeringan.

Rumput jenis itu dinilai, memenuhi kriteria rumput FOP sepakbola yg ditetapkan FIFA, seperti tidak mengganggu pergerakan pemain dan karakteristik gerak bola seperti guliran dan pantulan.

Selain itu, rumput jenis ini dinilai tahan terhadap friksi karena mempunyai perakaran yang dalam tapi memberi bantalan yang baik pada saat atlet terjatuh.

Atas masukan dari Mas Dhito, PP Urban pun akan melakukan evaluasi rumput yang akan digunakan untuk memastikan rumput yang digunakan sesuai standar FIFA. PP Urban meminta masukan termasuk dari manajer Persik Kediri maupun Persedikab.

Baca Juga: Mas Dhito Beri Jalan Usaha Baru untuk Kuatkan Ekonomi Keluarga Mbah Mari

"Kita akan evaluasi terhadap rumput ini," kata Ryan.

Sebagaimana masukan manajemen dua klub sepakbola di Kediri, PP Urban disarankan untuk terus menjalin komunikasi dengan pihak PSSI termasuk terhadap setiap perubahan yang akan dilakukan.

Dari pertemuan dengan PP Urban tersebut, Mas Dhito memerintahkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) untuk dapat menangani kekurangan kebutuhan penerangan stadion begitu tahap pertama selesai.

 

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.