Rabu, 10 Jun 2026 01:49 WIB

Mas Ipin Angkat Pemikiran Bung Karno dalam Tesisnya

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat sidang tesis di Universitas Airlangga. (Foto: Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat sidang tesis di Universitas Airlangga. (Foto: Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menjalani sidang tesis di Universitas Airlangga, Senin (3/7/2023). Mas Ipin, sapaan karibnya, mengangkat sudut pandang Bung Karno untuk menyabet gelar pascasarjana.

Mas Ipin mengungkap spirit Bung Karno menjadi alasan utama konsentrasi dalam tesisnya. Hal ini pula yang menjadi dasar pengambilan kebijakan selama memimpin Kabupaten Trenggalek. Termasuk, memperjuangkan pemberdayaan perempuan.

Baca Juga: Gema Takbir di Trenggalek, Bupati Ajak Warga Membaca Sayyidul Istigfar

 

Menurutnya, kemiskinan ekstrem dan stunting menyasar perempuan dan kelompok rentan sehingga harus diberantas. 

"Kita selama ini kalau ngomong program, kebijakan, khususnya pada pemberdayaan perempuan, kemudian yang prespektif gender itu belum terlalu banyak. Padahal urgensi kita saat ini minim sekali program-program yang kemudian menyasar perempuan dan juga kelompok rentan," ucapnya usai sidang tesis.

"Pak Jokowi ingin kemiskinan ekstrem itu bisa nol. Bagaimana kemiskinan ekstrem bisa nol, bila kemudian banyak data kemiskinan ekstrem, seperti di Trenggalek itu 40�alah perempuan. Tentu tidak bakal mentas kalau kita tidak menyentuh ke arah sana," bebernya.

Baca Juga: Hadiri Sarasehan, Pemkab Trenggalek Mengkaji Penerbitan Obligasi Daerah

Terkait stunting, lanjut Mas Ipin, tidak bisa teratasi jika pendidikan dan ekonomi tidak ditingkatkan. Atas dasar inilah spirit Bung Karno mendasari setiap pengambilan kebijakan.

Buku Sarinah besutan Soekarno, kata dia, selaras dengan gender analisis yang dikembangkan oleh kementrian PPPA.

"Kenapa saya bisa katakan demikian, karena Bung Karno membuka babnya dengan data terpilah gender. Bung Karno memperlihatkan bagaimana perempuan itu tidak lemah sampai menyangkal beberapa data-data," jelasnya.

Baca Juga: Bupati Trenggalek Serahkan SK Pensiun kepada 90 PNS

Mengenai tesisnya, bupati muda ini menyebut, pemikiran Bung Karno banyak berpengaruh terhadap penelitiannya. Seperti pemberdayaan perempuan yang dilakukan tidak hanya sekedar pemberdayaan individu tetapi berlaku secara ekosistem. 

"Kalau kata Bung Karno itu sosialism. Karena apa? Kalau perempuan itu diberdayakan secara individu-individu yang terjadi justru persaingan usaha antar sesama perempuan yang diberdayakan. Yang ada justru yang bertahan adalah siapa yang paling kuat, sedang yang tidak kuat maka dia akan mati. Kalau dia mati maka apa gunanya kita meniti pemberdayaan," tuturnya.

"Semangat seperti itu kadang belum ada di kita. Kadang justru di tempat kita mikirnya, kalau resepnya ditiru maka justru tidak laku. Dan pemikiran seperti ini perlunya kita ubah spiritnya. Menurut Bung Karno pemberdayaan perempuan bisa selamat kalau ada spirit sosialisme," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.