Minggu, 14 Jun 2026 07:42 WIB

4 Tersangka TPPO Diringkus Polda Jatim, Korban di Myanmar Main TikTok Minta Dipulangkan

Rilis empat tersangka TPPO di Mapolda Jatim. (Foto: Ni'am Kurniawan)
Rilis empat tersangka TPPO di Mapolda Jatim. (Foto: Ni'am Kurniawan)

jatimnow.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim menangkap empat tersangka kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Mereka adalah YS (40), MSK (48), FM (41), dan RT (37).

Penangkapan tersebut berawal dari korban yang membuat konten TikTtok untuk dipulangkan ke Indonesia. Dalam kontennya, korban meminta tolong kepada presiden untuk dipulangkan. Saat itu posisi korban sedang berada di Myanmar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Korban awalnya membuat konten TikTok dan meminta bantuan presiden untuk dipulangkan," Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman, saat rilis di Mapolda Jatim, Senin (26/6/2023) malam.

Diterangkan, kejadiannya terjadi antara bulan Oktober 2022 sampai Juni 2023. Saat itu tersangka memberikan iming-iming kepada korban untuk bekerja di luar negeri dengan gaji 800 USD dengan pekerjaan di depan komputer dan menjadi translator.

Namun, faktanya korban dijadikan agen scammer dengan target yang di tentukan. Jika tidak memenuhi target, korban akan mendapat hukuman bahkan kekerasan fisik.

"Awalnya saya dijanjikan untuk bekerja di sana (Thailand) bekerja enak di depan komputer. Namun, di sana saya di suruh jadi agent scammer (penipu)," kata salah satu korban.

"Jika tidak sampai target saya langsung kena denda. Bahkan pernah sampai diancam," lanjutnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Korban yang di pulangkan sebanyak tujuh orang, yakni, ZR (26), BP (22), MNI (22), MTASP (20), ARS, AS, dan WH. Dan masih ada 1 korban yang masih dalam proses pemulangan oleh KBRI Bangkok.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa mengapresiasi kerja sama antara Kemenlu dan jajaran Polri terutama Polda Jatim.

"Ini adalah kerja sama yang luar biasa antara Kemenlu dengan jajaran Polri dan Polda Jatim," tandasnya.

Khofifah juga berharap kepada warga Jatim dan Indonesia pada umumya yang memutuskan akan bekerja di luar negeri agar selalu mengikuti prosedur.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Saya berharap warga jatim dan warga indonesia yang akan bekerja di luar negeri harus mengikuti proses secara prosedural. Jangan sampai mengambil proses nonprosedural," lanjutnya.

Di akhir pembicaraannya, Khofifah menegaskan bahwa langkah preventif untuk mencegah TPPO harus dilakukan dari skala yang paling kecil, yakni di tingkat desa/kelurahan.

"Kehadiran kepala desa/lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas menjadi bagian paling penting dalam memonitoring warganya," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.