Sabtu, 06 Jun 2026 17:59 WIB

Elpiji 3 Kilogram Langka di Tulungagung, Warga Mengeluh

  • Penulis :
  • | Rabu, 22 Agu 2018 15:57 WIB
Salah satu agen gas elpiji di Tulungagung
Salah satu agen gas elpiji di Tulungagung

jatimnow.com - Ketersediaan gas elpiji ukuran 3 Kg (melon) mulai mengalami kelangkaan di Kabupaten Tulungagung, sejak beberapa minggu terakhir.

Masyarakat mengaku kesulitan untuk memdapatkan gas bersubsidi tersebut. Meskipun ada, harganya cukup mahal hingga Rp 20 ribu per tabung. Padahal sesuai peraturan  harga gas elpiji ukuran 3 Kg adalah Rp 16 ribu per tabung.

Wahyu (55), seorang Ibu Rumah tangga asal kelurahan Karangwaru Tulungagung merasakan kondisi ini. Beberapa hari ini dirinya sudah sulit mendapatkan elpiji bersubsidi 3 kilogram, bahkan dirinya sudah keliling ke beberapa pangkalan di kelurahan sekitar, namun hasilnya tetap nihil.

"Kelurahan Kutoanyar, Tertek, Panggungrejo, Karangwaru, Sembung semuanya kosong, tulisannya kosong semua mas" Keluhnya.

Wahyu akhirnya mendapatkan informasi dari tetangganya kalau ada elpiji yang dijual 20.000 per tabung, tapi saat didatangi sudah habis.

"Ada mas tadi katanya dijual 20.000 ya wes ndak papa, tapi pas kesana kata yang jualan sudah habis" Tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Pemilik pangkalan gas Elpiji 3 kilogram, Sugito. Menurutnya sejak sebulan terakhir sudah ada perubahan jumlah pengiriman tabung gas melon dari Agen langganannya.

"Saya juga ndak tau yang jelas saya sudah lapor ke Agen penyuplai pangkalan, saya sudah bilang gas saya habis tapi ndak tau kapan ada pengiriman lagi," ujarnya.

Sebelumnya Sugito secara rutin mendapatkan pasokan gas elpiji 3 kg sebanyak 750 tabung setiap bulan. Namun saat ini dia hanya memperoleh 350 tabung saja. Jadwal pengiriman yang biasanya dilakukan seminggu dua kali juga berubah menjadi seminggu sekali.

"Jumlah yang dikirim juga tidak terlalu banyak sehingga langsung habis dibeli masyarakat," tuturnya.

Sugito berharap pasokan elpiji ukuran 3 Kg dari agen ke pangkalan bisa kembali normal.

"Kasihan masyarakat kesulitan untuk mendapat gas elpiji,"imbuhnya.

Reporter: Wanda R Putri
Editor: Arif Ardianto

Baca Juga: Datangi DPRD, PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Wadul Gaji Tak Layak

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.