Sabtu, 06 Jun 2026 19:00 WIB

Khofifah dan Idul Adha

  • Penulis :
  • | Rabu, 22 Agu 2018 12:25 WIB

jatimnow.com -Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa mengungkap Hari Raya Idul Adha memiliki banyak makna yang dapat dipetik dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

"Pertama, pembagian daging kurban di Hari Raya Idul Adha merupakan penguatan kepedulian sosial, di mana kesetaraan di hadapan hukum bisa tersapa," katanya kepada wartawan usai menunaikan shalat Idul Adha di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Rabu (22/8/2018).

Mantan Menteri Sosial itu menekankan bahwa pembagian daging kurban di Hari Raya Idul Adha tidak hanya bagi umat muslim.

"Seluruh masyarakat yang membutuhkan berhak mendapatkannya, utamanya adalah mereka yang kurang mampu maupun kurang gizi," katanya.

Khofifah, dalam kesempatan itu, mengapresiasi Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, yang pada 2018 melakukan pembagian daging kurban dengan memasrahkannya kepada petugas di kelurahan sekitar, yaitu berdasarkan peta atau daftar keluarga miskin.

"Selain itu, pemotongan hewan kurban di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya tidak dilakukan hari ini setelah shalat Idul Adha, melainkan dilakukan besok atau hari pertama tasyrik, yang ditujukan untuk wisata kurban. Artinya akan ada pembelajaran dan pencerahan kepada masyarakat," ujarnya.

Hari Raya Idul Adha, lanjut dia, pada dasarnya adalah peristiwa sejarah untuk mengenang perjalanan Nabi Ibrahim AS dan putranya Nabi Ismail AS.

"Ada komunikasi antara bapak dan anak, ketika Nabi Ibrahim mendapat perintah dari Allah mengorbankan Ismail, putra kesayangannya," katanya.

Saat itu, Ibrahim lantas mengajak dialog sang anak. "Nak, kalau saya bermimpi mendapat perintah Allah untuk membunuhmu, apa pendapatmu," ujar Khofifah, menirukan dialog antara Nabi Ibrahim dan putranya, sembari mengutip sebuah ayat Al Quran yang mengabadikan percakapan itu.

Dialog itu, menurut dia, adalah pembelajaran bagi orang tua agar selalu mendiskusikan segala sesuatu dengan anaknya.

"Ini adalah refleksi yang harus dilakukan seluruh keluarga, yaitu meminta pendapat anaknya. Selalu berdiskusilah dengan anak," tandas Khofifah.

Baca Juga: Volume Kereta Api Jarak Jauh Alami Lonjakan Signifikan Selama Libur Idul Adha


Penulis/Editor: Budi Sugiharto
Sumber: Antara

Baca Juga: PKS Jatim Salurkan 71.555 Paket Daging Kurban ke Pelosok

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.