Rabu, 22 Jul 2026 09:38 WIB

Khofifah dan Idul Adha

  • Penulis :
  • | Rabu, 22 Agu 2018 12:25 WIB

jatimnow.com -Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa mengungkap Hari Raya Idul Adha memiliki banyak makna yang dapat dipetik dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

"Pertama, pembagian daging kurban di Hari Raya Idul Adha merupakan penguatan kepedulian sosial, di mana kesetaraan di hadapan hukum bisa tersapa," katanya kepada wartawan usai menunaikan shalat Idul Adha di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Rabu (22/8/2018).

Mantan Menteri Sosial itu menekankan bahwa pembagian daging kurban di Hari Raya Idul Adha tidak hanya bagi umat muslim.

"Seluruh masyarakat yang membutuhkan berhak mendapatkannya, utamanya adalah mereka yang kurang mampu maupun kurang gizi," katanya.

Khofifah, dalam kesempatan itu, mengapresiasi Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, yang pada 2018 melakukan pembagian daging kurban dengan memasrahkannya kepada petugas di kelurahan sekitar, yaitu berdasarkan peta atau daftar keluarga miskin.

"Selain itu, pemotongan hewan kurban di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya tidak dilakukan hari ini setelah shalat Idul Adha, melainkan dilakukan besok atau hari pertama tasyrik, yang ditujukan untuk wisata kurban. Artinya akan ada pembelajaran dan pencerahan kepada masyarakat," ujarnya.

Hari Raya Idul Adha, lanjut dia, pada dasarnya adalah peristiwa sejarah untuk mengenang perjalanan Nabi Ibrahim AS dan putranya Nabi Ismail AS.

"Ada komunikasi antara bapak dan anak, ketika Nabi Ibrahim mendapat perintah dari Allah mengorbankan Ismail, putra kesayangannya," katanya.

Saat itu, Ibrahim lantas mengajak dialog sang anak. "Nak, kalau saya bermimpi mendapat perintah Allah untuk membunuhmu, apa pendapatmu," ujar Khofifah, menirukan dialog antara Nabi Ibrahim dan putranya, sembari mengutip sebuah ayat Al Quran yang mengabadikan percakapan itu.

Dialog itu, menurut dia, adalah pembelajaran bagi orang tua agar selalu mendiskusikan segala sesuatu dengan anaknya.

"Ini adalah refleksi yang harus dilakukan seluruh keluarga, yaitu meminta pendapat anaknya. Selalu berdiskusilah dengan anak," tandas Khofifah.

Baca Juga: Lita Machfud Arifin Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Jawa Timur 2026


Penulis/Editor: Budi Sugiharto
Sumber: Antara

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.