Sabtu, 06 Jun 2026 16:24 WIB

Mengenal Maghdavickya, Siswi Berprestasi SMPN 3 yang Terpilih Ikut Surabaya Vaganza

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 29 Mei 2023 08:05 WIB
Maghda, siswi berprestasi di SMPN 3 Surabaya yang terpilih ikut Light Parade Surabaya Vaganza. (Foto-foto: Maghda for jatimnow.com)
Maghda, siswi berprestasi di SMPN 3 Surabaya yang terpilih ikut Light Parade Surabaya Vaganza. (Foto-foto: Maghda for jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) menarik perhatian saat Light Parade dalam Surabaya Vaganza Sabtu (27/5/2023) malam. Dengan mengenakan busana bersayap bak malaikat atau angel berwarna putih kombinasi biru, siswi itu terlihat begitu cantik, elegan dan memikat mata.

Siapakah siswi itu? Ya, dia adalah Maghdavickya Mazaya Santoso atau yang akrab disapa Maghda. Ia merupakan siswi kelas 8 di SMPN 3 Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Gadis 13 tahun asal Surabaya ini terpilih mewakili sekolahnya mengikuti Light Parade Surabaya Vaganza karena memiliki prestasi yang cukup bagus di dunia modeling.

"Kebetulan saya dipilih sama sekolahan karena pihak sekolah memang tahu kalau saya ini model. Karena sebelumnya juga pernah menjuari event tingkat SMP se-Jatim," ungkap Maghda kepada jatimnow.com, Minggu (28/5/2023).

Maghda pun mengaku bangga bisa mewakili tempatnya sekolah untuk mengikuti Surabaya Vaganza.

"Senang, bangga. Yang pasti bahagialah karena bisa mewakili sekolahan. Dan sendirian lagi. Seneng sih. Suatu pengalaman juga. Jalan dan bisa dilihat orang banyak. Apalagi juga banyak pejabat-pejabat yang datang. Alhamdulillah," ujarnya.

Untuk sampai di titik ini, Maghda mengaku butuh perjuangan. Selain latihan yang rutin, juga mental yang kuat.

"Saya sudah suka modeling itu sejak kecil. Seneng gitu. Nah, pas kelas 6 SD, mau masuk kelas 7 SMP, saya mulai ikut les model. Saya bilang ke orangtua, dan alhamdulillah didukung," jelasnya.

Pertama kali terjun ke dunia modeling, ia ikut les di RNB model. Itu dilakukan Maghda ketika mau lulus sekolah dasar.

"Les atau latihannya seminggu sekali. Diantar sama orangtua. Setelah lumayan lama, kemudian ikut event-event, dan dapat juara. Tapi kelas pragawati sih," katanya.

Gadis bertinggi badan 165 cm ini melanjutkan, setelah cukup mempunyai jam terbang, di tahun 2022 kemarin, ada lomba modeling tingkat SMP se-Jatim. Kebetulan, oleh sekolahannya ia ditunjuk mengikuti lomba tersebut.

Saat itu Maghda sendirian mewakili sekolahannya. Ia pun sangat antusias. Latihannya pun langsung digeber. Dan endingnya, membuahkan hasil. Ia terpilih menjadi juara 2.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Seneng banget waktu itu. Walaupun dapat juara 2. Karene se-Jatim kan ya. Baru pertama kali soalnya. Waktu itu eventnya Pose and Pose. Bangga banget. Seneng bisa mengharumkan nama sekolahan," tuturnya.

Setelah ikut sejumlah lomba dan dapat juara, Maghda tak ingin puas. Ia makin rutin latihan. Namun, oleh orangtuanya, ia disuruh ikut modeling yang berhijab.

Maghda lantas mengiyakan permintaan orangtuanya, dan dicarikan tempat les yang lain. Hingga kemudian dapat di SZ Model Management.

"Masuk SZ itu pas sudah kelas 7 SMP. Disuruh sama orangtua. Saya rutin ikut les dan alhamdulillah dipilih sama managementnya. Nah, kebetulan tahun ini, beberapa bulan yang lalu, ada event lomba modeling yang diadakan oleh Yamaha. Di situ saya diikutkan. Dan alhamdulillah dapat juara 1," ulasnya senang.

Saat ditanya soal harapan ke depan, Maghda enggan berandai-andai. Ia memilih fokus sekolah dan akan terus menekuni dunia modelingnya.

"Mungkin ke depannya mau ngembangin pelan-pelan dulu. Sementara di Surabaya dan Jatim aja. Dan tentunya fokus sama sekolah," tegasnya.

Meski begitu, Maghda mengaku pernah sempat putus asa, dan ada pikiran ingin berhenti dari dunia modeling. Namun, karena terus disupport sama orangtuanya, ia pun kini percaya diri.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Pasti pernah ada rasa putus asa. Itu pas di pertengahan-pertengahan. Kok gini-gini aja. Menoton gitu. Tapi karena disemangatin terus sama orangtua, akhirnya saya semangat dan yakin. Apalagi sama SZ saya dipilih. Makin semangat," tandasnya.

Maghda pun berharap ke depannya kariernya di modeling diberikan kelancaran. Namun, dalam hati kecilnya, ia sebenarnya punya keinginan jadi seorang dokter.

"Harapan saya ke depannya ya mungkin di model tetep. Tapi pengennya sih jadi dokter. Karena model sendiri kan tidak bisa dijadikan profesi. Suka aja sih. Hobi juga. Jadi intinya saya jalanin dulu. Kalau memang rejekinya di sini (model), ya dilakuin aja," pungkasnya.

 

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.