Minggu, 07 Jun 2026 13:47 WIB

Satpol-PP Bangkalan Razia Rokok Ilegal Sasar Dua Pasar

Petugas gabungan merazia toko yang diduga menjual rokok ilegal.(foto: Eko for jatimnow.com)
Petugas gabungan merazia toko yang diduga menjual rokok ilegal.(foto: Eko for jatimnow.com)

jatimnow.com - Peredaran rokok ilegal di Bangkalan hingga kini masih banyak. Hal itu membuat satpol-PP merazia sejumlah toko bersama petugas gabungan.

Kasatpol-PP Bangkalan, Rudiyanto mengatakan pihaknya menyasar sejumlah toko di Pasar Arosbaya dan Pasar Patemon. Para petugas memberikan imbauan dan pemberian sanksi ringan bagi para penjual yang kedapatan menjual rokok ilegal.

Baca Juga: BKPSDM Tulungagung Periksa Anggota Satpol PP yang Berjaga di Kantor Disbudpar

"Kami lakukan razia di sejumlah toko dari dua kecamatan. Kami juga lebih mengutamakan tindakan persuasif pada para penjual rokok ilegal," terangnya,Selasa (16/5).

Ia juga mengatakan, petugas memberikan surat peringatan pada penjual rokok ilegal. Tak hanya itu, sejumlah rokok juga disita sebagai barang bukti hasil razia peredaran rokok ilegal di Bangkalan.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

"Kami sudah sita sejumlah rokok ilegal tanpa cukai yang dijual oleh pedagang. Nantinya barang bukti itu akan kami musnahkan," imbuhnya.

Ia juga mengaku akan terus memberantas peredaran rokok ilegal. Sebab, rokok tanpa pita cukai dilarang peredarannya. Sehingga pemberantasan rokok ilegal harus terus dilakukan.

Baca Juga: Balai Pemuda, Surat Pengosongan, dan Teori Pintu Terbuka

"Kita akan terus gempur rokok ilegal dan kami berharap masyarakat juga tidak membeli rokok tanpa pita cukai atau ilegal," pungkasnya.

Diketahui, penjual rokok ilegal yang mengulangi perbuatannya dapat dikenai sanksi hukuman 1 sampai 5 tahun penjara dan atau denda sedikitnya 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali. Hukuman tersebut sesuai dengan Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007 Pasal 50 dan 54.

Editor : Aris Setyoadji
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.