Sabtu, 06 Jun 2026 22:18 WIB

Hendrik Sanada Andromedha Bareng Billy Garap Lagu Ida Dayak

Hendrik Sanada Andromedha bertemu Billy Handiwiyanto. (Foto: Billy for jatimnow.com)
Hendrik Sanada Andromedha bertemu Billy Handiwiyanto. (Foto: Billy for jatimnow.com)

jatimnow.com- Hendrik Sanada, salah satu personel grup band rock Surabaya Andromedha yang sempat berjaya di era-90-an, tertarik menggarap lagu persatuan Ida Dayak.

Pemetik bass gitar ini diam-diam tertarik dengan hobi menyanyi wanita fenomenal pengobatan Ida Dayak dengan tarian dan ramuan khas minyak bintangnya.

Baca Juga: Yosie Chand Rilis Ra Sido Rondo, Pop Jawa Modern yang Mengajak Pendengar Happy

"Saya tertarik dengan gaya pengobatan dan menyanyinya. Itulah saya tertantang untuk menggarap lagu Ida Dayak," kata Hendrik Andromedha, Jumat (5/5/2023).

Keinginannya menggarap lagu persatuan dari Ida Dayak hingga beredar ke masyarakat luas ini juga mendapat sambutan dari sahabatnya, Billy Handiwiyanto, pengacara muda dan putra pengacara senior dari Surabaya, George Handiwiyanto.

"Keingianan saya kok sehati dengan sahabat saya, Billy Handiwiyanto. Dia bilang, kalau Ibu Ida Dayak ini seneng dengan lagu-lagu bertema persatuan," terang Hendrik.

Hendrik menegaskan, dirinya tidak ingin mengomentari kontroversi pengobatan Ida Dayak. Tugasnya hanya berkaitan dengan seni musik dan vokal.

"Tugas saya hanya gimana memoles sebuah lagu yang dinyanyikan Ibu Ida Dayak menjadi lebih baik," tegasnya.

Sementara itu, Billy Handiwiyanto siap menjadi produser album Ida Dayak. Selain bertemakan lagu persatuan, juga menginginkan lagu ceria bergenre musik khas lagi daerah Kalimantan.

Baca Juga: Roy Jeconiah feat SabtuPahing Ramaikan Rock Day Festival 2025 di Kediri

Nantinya lagu tersebut dikolaborasikan dan vokalnya diisi oleh Ida Dayak (wanita 51 tahun bersuamikan warga Kabupaten Situbondo, Jawa Timur).

"Kebetulan saya juga ditugasi Papa saya untuk memproduksi lagu-lagu Ida Saya," kata Billy.

Calon doktor di bidang hukum ini menceritakan kenapa dirinya juga tertarik menggarap lagu yang dinyanyikan Ida Dayak nantinya.

Katanya, papanya menceritakan kebiasaan menyanyi Ida Dayak saat tinggal di rumah George Handiwiyanto selama kegiatan di Kota Surabaya.

Baca Juga: Komitmen FOOM dan Weird Genius Beri yang Terbaik untuk Bangsa

"Papa melihat Ida Dayak sering nyanyi, terus ditanya mau rekaman. Ternyata Ibu Ida berkenan. Maunya seperti apa, disampaikan ke Papa, termasuk tema persatuan. Dan saya diceritain papa tentang hobi menyanyi Ida Dayak dan saya ditugasi untuk memprodusernya," paparnya.

Billy menjelaskan, penggarapan musik dan lirik lagu Ida Dayak diperkirakan mencukupi waktunya. Persiapannya juga sudah matang dan tinggal take vocal Ida Dayak, yang kebetulan masih tinggal di Surabaya dalam beberapa hari ke depan.

"Persiapan sudah dilakukan Mas Hendrik. Tinggal take vocal saja. Nunggu kesiapan Ibu Ida masuk studio," pungkas Billy.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.