Sabtu, 25 Jul 2026 15:22 WIB

Bukti Nyata Pemkab Ponorogo Peduli

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko (Kang Giri) menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga almarhum Ketua RT, sebagai bukti nyata pemkab peduli (Foto: Humas Pemkab Ponorogo/jatimnow.com)
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko (Kang Giri) menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga almarhum Ketua RT, sebagai bukti nyata pemkab peduli (Foto: Humas Pemkab Ponorogo/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko datang langsung ke rumah duka Kemin di Desa Ringinputih, Kecamatan Sampung, kabupaten setempat. Kemin semasa hidup adakah ketua RT 03 di desa itu.

Sehingga, Kemin berhak mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan. Di rumah duka, orang nomor satu di Bumi Reog itu menyerahkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

Almarhum berhak mendapatkan proteksi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo selama menjalankan tugasnya sebagai ketua RT.

Itu sesuai dengan program Bupati Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati Lisdyarita, yaitu Rp10 juta per RT. Sehingga semua RT di Bumi Reog merasakan program tersebut.

Uang program Rp10 juta per RT itu, salah satunya digunakan untuk pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi tiga pengurus RT, yaitu ketua, bendahara dan sekretaris.

Sehingga ketika pengurus melaksanakan tugasnya, ketika ada kecelakaan kerja, yang bersangkutan terlindungi dari keikutsertaannya di BPJS Ketenagakerjaan.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengucapkan belasungkawa kepada keluarga almarhum Kemin.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

"Semoga meninggal dunia dalam kondisi sahid dan husnul khotimah," tutur Kang Giri-sapaan Sugiri Sancoko, Rabu (5/4/2023).

Kang Giri menyebut bahwa santunan tersebut menjadi bukti, bahwa Pemkab Ponorogo memproteksi para pengurus RT.

"Kami ingin yang di Ponorogo mendapatkan perlindungan. Sehingga kami proteksi dengan BPJS Ketenagakerjaan. Awalnya sepele karena mendapatkan banyak laporan pengurus RT wafat," paparnya.

Dari data yang dia dapat, Tahun 2022 ada 80 pengurus RT yang wafat. Dia menerangkan data tersebut memang lebih kecil dibanding total jumlah pengurus RT, yaitu 21 ribu.

Baca Juga: Vulcan Flow Ponorogo, Tawarkan Konsep Industrial Raw dan Ragam Menu Murah

"Dan hari ini saya menyerahkan santunan, saya mengaturkan belasungkawa. Ke depan lebih baik lagi, mudah-mudahan Ponorogo melindungi pekerja dari RT," terangnya.

Sementara itu Kepala Desa Ringinputih, Supriadi membeberkan kronolog meninggalnya Kemin. Awalnya, warga RT 3 melaksanakan kerjabakti.

"Memugar rumah salah satu warga di RT 03 RW 01. Nah, saat kerja bakti itulah, Pak Kemin jatuh dari atap. Sempat dirawat di rumah sakit beberapa hari, tapi kemudian dinyatakan meninggal dunia," pungkasnya. (ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.