Sabtu, 13 Jun 2026 22:10 WIB

Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Gamelan, Kejari Tulungagung Libatkan Tim Ahli

Tim ahli dari ISI Yogyakarta saat memeriksa ukuran gamelan (Foto: Dok. Kejari Tulungagung)
Tim ahli dari ISI Yogyakarta saat memeriksa ukuran gamelan (Foto: Dok. Kejari Tulungagung)

jatimnow.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung mendatangkan ahli seni dari ISI Yogyakarta untuk mengusut dugaan korupsi pengadaan gamelan di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Tulungagung Tahun 2019-2020.

Kasus dengan kerugian negara sekitar Rp700 juta ini ditingkatkan menjadi penyidikan sejak tahun lalu, dan hingga saat ini belum ada penetapan tersangka.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Gamelan itu berasal dari program pengadaan barang bercorak kebudayaan dan pengadaan alat kesenian di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga.

Kasi Intelijen Kejari Tulungagung, Amri Rahmanto Sayekti mengatakan, empat ahli seni dari ISI Yogyakarta memang sengaja diminta untuk memeriksa spesifikasi hibah gamelan yang diduga terdapat tindak korupsi. Katanya, pemeriksaan akan berlangsung selama dua hari.

"Ahli seni yang kami datangkan ini akan memeriksa dibeberapa lembaga pendidikan yang menerima hibah gamelan. Tujuannya untuk mengetahui apakah spesifikasi hibah gamelan tersebut sudah sesuai atau tidak," ujar Amri, Rabu (5/4/2023).

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Menurut Amri, pemeriksaan ahli ini sangat penting. Sebab hasil pemeriksaan akan menjadi salah satu alat bukti jaksa. Selain itu, pemeriksaan ini juga akan berpengaruh terhadap total kerugian negara.

Hingga saat ini, proses audit dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam kasus ini masih berjalan. Untuk menghitung kerugian negara tidak hanya dilihat dari proses pengadaan, akan tetapi juga dari keterangan yang berhasil dikumpulkan.

"Pemeriksaan ini akan menjadi alat bukti kami untuk memperkuat di persidangan," tegas Amri.

Baca Juga: Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair yang Digelar Disnakertrans Tulungagung

Kasus dugaan korupsi dalam pengadaan gamelan di Tulungagung berawal dari laporan masyarakat. Di mana hibah gamelan yang diterima oleh 20 lembaga pendidikan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan dalam pengadaan yang dilakukan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Tulungagung.

Kasus ini sudah dinaikan ke tingkat penyidikan pada 30 November 2022 lalu. Sebanyak 15 saksi telah dimintai keterangannya dalam kasus tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.