Selasa, 09 Jun 2026 20:56 WIB

Sidak di Pasar Legi Ponorogo, Ini Temuan Khofifah

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat sidak di Pasar Legi Ponorogo (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat sidak di Pasar Legi Ponorogo (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melakukan sidak ke Pasar Legi Ponorogo, Selasa (4/4/2023).

Dalam sidak kali ini, Khofifah menyebut bahwa harga dan suplai kebutuhan bahan pokok masih aman. Namun untuk stok MinyaKita kosong.

Baca Juga: Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

"Ini tadi yang kosong di Pasar Legi adalah MinyaKita," ujar Khofifah, Selasa (4/4/2023).

Dia menjelaskan, Harga Eceran Tertinggi (HET) MinyaKita adalah Rp14 ribu per liter.

"Hari ini MinyaKita di Ponorogo kosong. Karena ada kuota di masing-masing toko," ungkap mantan Menteri Sosial tersebut.

Menurutnya, kouta MinyaKita yang diberikan ke toko, biasanya sehari sudah habis. Sehingga penjual harus membeli kepada sales dengan sistem bundling atau membeli produk tertentu baru mendapatkan MinyaKita.

"Saya rasa seharusnya tidak demikian (sistem bundling). Pada dasarnya HET MinyaKita seperti HET bahan pokok lain, agar masyarakat memiliki keterjangkauan sesuai daya beli," tutur dia.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

Khofifah menambahkan bahwa kuota MinyaKita seyogyanya tidak boleh dipersyaratkan dengan diikuiti pembelian produk tertentu.

"Ada dua produk ini masih banyak dan MinyaKita habis," urainya.

Sementara pedagang di Pasar Legi Ponorogo, Iin mengatakan bahwa sudah tidak jualan MinyaKita selama satu bulan. Awal-awal harganya sesuai dengan HET Rp14 ribu per liter.

Baca Juga: Jenis dan Bobot Sapi Kurban Orang Nomor 1 di Jatim

"Lama-lama itu naik harga MinyaKita. Sebelumnya Rp14 ribu per liter. Lalu menjadi Rp16 ribu per liter. Sekarang saya gak tahu berapa karena sudah tidak jual," jelas Iin.

Dia mengaku bahwa ketika kulakan MinyaKita harus ada paket. Paket yang dimaksud adalah dengan membeli minyak goreng dengan merek lain.

"Kemarin sempat beli MinyaKita harus paketan dengan minyak goreng lain. Yang habis MinyaKita dulu," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.