Minggu, 14 Jun 2026 08:37 WIB

Pondasi Bangunan Model Sarang Laba-Laba Diklaim Lebih Tahan Gempa

  • Penulis :
  • | Kamis, 16 Agu 2018 13:48 WIB
Konstruksi sarang laba-laba
Konstruksi sarang laba-laba

jatimnow.com - Runtuhnya bangunan pada saat gempa terjadi, salah satu penyebabnya karena kekuatan konstruksi yang tidak bisa menahan beban saat terjadi guncangan.

Konstruksi sarang laba-laba ini berbentuk rib atau rusuk, setelah itu diisi menggunakan tanah dan dipadatkan. Setelah pemadatan, ditutup beton bertulang. Dimana bentuk pembesian pada pertemuan plat dan kolom, seperti sarang laba-laba.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Hal Agus B. Sutopo, Tim Ahli PT Katama, Perusahaan pemilik paten Perbaikan Konstruksi Sarang Laba-Laba, pada acara ‘Architectural Products Workshop Surabaya di Hotel Novotel.

Ia menyatakan, desain konstruksi sarang laba-laba tepat untuk bangunan-bangunan dengan ketinggian delapan lantai ke bawah, Apron, Exit Taxiway, Jalan dan Pergudangan. Kondisi ini akan lebih aman bagi pengguna bangunan maupun masyarakat pada umumnya. 

Banyaknya konstruksi gedung yang roboh akibat kurang pedulinya arsitek tentang aturan gempa dalam mendesain pembangunan. Imbasnya, ketika mendapatkan goncangan sedikit maka bangunan tersebut langsung runtuh.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

 “Kita harus mendesain setiap bangunan yang memiliki konstruksi tahan gempa. Sebab, Indonesia rawan terhadap gempa dan merupakan negara yang terletak diantara lintasan lempeng Asia, lempeng Pasifik, dan lempeng Australia” katanya.

Konstruksi sarang laba-laba, tambahnya, salah satu penemunya adalah almarhum Sutjipto, politisi senior PDI Perjuangan Jawa Timur.

“Ini ada kabar dari NTB kalau bangunan dengan konstruksi kita masih kuat berdiri," terang Agus, Kamis (16/8/2018).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Konstruksi ini mulai mendapatkan tempat di masyarakat, tahun 2017 ada sekitar hampir 100 bangunan yang dikerjakan di seluruh Indonesia. 

Penulis/Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.