Sabtu, 06 Jun 2026 18:11 WIB

Mas Ipin Kunjungi Rumah Duka Bayi Meninggal Pascaimunisasi

  • Penulis :
  • | Kamis, 30 Mar 2023 12:04 WIB
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) saat berada di rumah korban (Foto: Dok. Kominfo Trenggalek)
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) saat berada di rumah korban (Foto: Dok. Kominfo Trenggalek)

jatimnow.com - Kasus kematian bayi pascaimunisasi mendapat perhatian Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin).

Mas Ipin mengujungi rumah duka korban yang berada di Kelurahan Surodakan. Dia diterima kedua orangtua korban, Mukono (46) dan Adelia (17), warga Gembleb Pogalan.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Dia menyampaikan rasa bela sungkawanya atas kejadian pada 24 Maret 2023 lalu itu. Korban meninggal dunia setelah sebelumnya mendapatkan imunisasi.

Pihak keluarga yang tidak terima lalu melaporkan kejadian ini ke polisi. Hingga saat ini, polisi masih terus menyelidiki kasus kematian bayi berusia 5 bulan tersebut.

"Adapun yang lain-lain, Pak Mukono sudah melangkah dan menurut saya mencari keadilan keluarga itu juga sesuatu hal yang baik. Tapi saya mengingatkan bahwa semua yang ada di dunia ini adalah titipan, jadi saya menguatkan diri sama-sama saling menguatkan juga harapannya beliau juga kuat," ujar Mas Ipin, Kamis (30/3/2023).

Mas Ipin mengaku sudah melakukan komunikasi dengan Kapolres Trenggalek terkait kasus tersebut. Proses penyelidikan berjalan sampai nanti diketahui penyebabnya.

Sedangkan mengenai imunisasi, Mas Ipin mengatakan hal terebut sama seperti saat vaksin Covid 19.

"Jadi begini, kan sama waktu dulu pengalaman Covid-19, bahwa kalau Covid-19 diberi vaksin, bisa menyebabkan fatalitas dan sebagainya. Makanya ada mekanisme yang memberikan jeda untuk kita lihat apakah ada kejadian ikutan pascaimunisasi atau KIPI-nya," papar dia.

Baca Juga: Terdakwa Anak dalam Kasus Tewasnya Balita di Kediri Divonis 4 Tahun, Ibu Menangis

Mas Ipin berjanji akan melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Melalui Dinkes-P2KB, kini tengah dikumpulkan rekam medis dan perawat yang menangani korban. Hasil investigasi itu akan bersifat rekomendasi ke polisi.

"Dengan nanti adanya investigasi, semoga bisa semakin membuka apakah sebenarnya penyebabnya apa betul karena imunisasi. Karena kalau urusan medisnya saya tidak mengerti, biar investigasinya nanti seperti apa," tegasnya.

Sementara Sugeng, kakek korban menuturkan, kejadian tersebut berawal dari imunisasi yang menyebabkan bayi MAO panas tinggi dan sempat ditanyakan ke bidan setempat. Dari itu lantas diberikan obat penurun panas dan diare.

Baca Juga: Mulai Sore Ini Jalan Nasional Tulungagung – Trenggalek Ditutup Total

Kemudian pada Rabu malam, bayi mengalami kejang dan mata melotot lalu dibawa ke bidan lagi, dilanjutkan ke puskesmas. Dari puskesmas, bayi itu dirujuk ke UGD RSUD dan sempat mendapat perawatan.

Meskipun sempat membaik, tapi pada 25 Maret 2023, bayi itu dinyatakan meninggal dunia.

Sugeng mengatakan, laporannya ke kepolisian adalah untuk mendapat kejelasan apa penyebab meninggalnya cucunya tersebut.

"Saya ingin ada kejelasan apa yang menjadi penyebab kematian cucu saya, karena setelah imunisasi ditemukan banyak bercak hitam di lengan, pinggang kanan dan kiri," tutur dia.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.