Senin, 27 Jul 2026 04:04 WIB

Tepis Tuduhan Dukun Santet, Mattawi Rela Disumpah Pocong

  • Penulis :
  • | Rabu, 15 Agu 2018 17:41 WIB
Suasana sumpah pocong kepada Mattawi/Foto: Hafiluddin Ahmad
Suasana sumpah pocong kepada Mattawi/Foto: Hafiluddin Ahmad

jatimnow.com – Mattawi (55), warga Dusun Maelang, Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, dituduh sebagai dukun santet oleh warga setempat.

Demi menangkis isu tersebut, ia rela melakukan sumpah pocong dihadapan tokoh masyarakat, tokoh agama termasuk Forpimka Wongsorejo, Banyuwangi, Rabu (15/8/2018).

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

Bahkan, prosesi sumpah pocong yang dilakukan oleh Mattawi juga memantik rasa penasaran warga untuk turut menyaksikan.

Prosesi ritual sumpah pocong tersebut dilakukan di Masjid Roudhatul Jannah desa setempat.

KH Hayatul Ikhsan selaku pengurus MUI kecamatan setempat didapuk sebagai pengambil sumpah serta disaksikan oleh seluruh jajaran Forpimka Wongsorejo.

Kapolsek Wongsorejo, Iptu Kusmin mengatakan ritual sumpah pocong ini diawali dengan pemakaian kain kafan pada Mattawi, layaknya membungkus orang yang sudah meninggal.

Pelaksanaan sumpah pocong tersebut, dilatar belakangi dugaan dukun santet yang disematkan kepada Mattawi bulan lalu.

Bahkan, saat itu juga terjadi pengerusakan rumah milik Mattawi oleh orang yang tidak dikenal. Hal itu pun terjadi berkali-kali.

"Merasa dicurigai oleh warga terkait isu kepemilikan santet atau sihir, maka Mattawi meminta di sumpah pocong," papar Iptu Kusmin.

Baca Juga: PTPN I Jelaskan Kronologi Penanganan Kebakaran di Kebun Kampe Banyuwangi

Sebelumnya, rumah yang bersangkutan beberapa kali dilempar batu. Rumahnya pun nyaris terbakar setelah dilempar bom molotov. Para tetangganya pun juga enggan menerima Mattawi saat bertamu.

"Untuk itu, dia meminta di Sumpah Pocong kepada MUI Banyuwangi supaya mendapat ketenangan dan meyakinkan warga bahwa dia tidak memiliki ilmu santet," sebutnya.

Sementara terkait dengan aksi perusakan rumah Mattawi, pihaknya hingga saat ini tengah melakukan penyelidikan karena itu merupakan tindakan kriminal.

"Kita masih melakukan penyelidikan," ujarnya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Usai melakukan ritual sumpah pocong ini, Iptu Kusmin berharap masyarakat dapat kembali kondusif dan tidak memperkeruh suasana. "Perkembangan situasi akan kami laporkan," tutupnya.

 

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.