Jumat, 12 Jun 2026 02:31 WIB

Tepis Tuduhan Dukun Santet, Mattawi Rela Disumpah Pocong

  • Penulis :
  • | Rabu, 15 Agu 2018 17:41 WIB
Suasana sumpah pocong kepada Mattawi/Foto: Hafiluddin Ahmad
Suasana sumpah pocong kepada Mattawi/Foto: Hafiluddin Ahmad

jatimnow.com – Mattawi (55), warga Dusun Maelang, Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, dituduh sebagai dukun santet oleh warga setempat.

Demi menangkis isu tersebut, ia rela melakukan sumpah pocong dihadapan tokoh masyarakat, tokoh agama termasuk Forpimka Wongsorejo, Banyuwangi, Rabu (15/8/2018).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Bahkan, prosesi sumpah pocong yang dilakukan oleh Mattawi juga memantik rasa penasaran warga untuk turut menyaksikan.

Prosesi ritual sumpah pocong tersebut dilakukan di Masjid Roudhatul Jannah desa setempat.

KH Hayatul Ikhsan selaku pengurus MUI kecamatan setempat didapuk sebagai pengambil sumpah serta disaksikan oleh seluruh jajaran Forpimka Wongsorejo.

Kapolsek Wongsorejo, Iptu Kusmin mengatakan ritual sumpah pocong ini diawali dengan pemakaian kain kafan pada Mattawi, layaknya membungkus orang yang sudah meninggal.

Pelaksanaan sumpah pocong tersebut, dilatar belakangi dugaan dukun santet yang disematkan kepada Mattawi bulan lalu.

Bahkan, saat itu juga terjadi pengerusakan rumah milik Mattawi oleh orang yang tidak dikenal. Hal itu pun terjadi berkali-kali.

"Merasa dicurigai oleh warga terkait isu kepemilikan santet atau sihir, maka Mattawi meminta di sumpah pocong," papar Iptu Kusmin.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Sebelumnya, rumah yang bersangkutan beberapa kali dilempar batu. Rumahnya pun nyaris terbakar setelah dilempar bom molotov. Para tetangganya pun juga enggan menerima Mattawi saat bertamu.

"Untuk itu, dia meminta di Sumpah Pocong kepada MUI Banyuwangi supaya mendapat ketenangan dan meyakinkan warga bahwa dia tidak memiliki ilmu santet," sebutnya.

Sementara terkait dengan aksi perusakan rumah Mattawi, pihaknya hingga saat ini tengah melakukan penyelidikan karena itu merupakan tindakan kriminal.

"Kita masih melakukan penyelidikan," ujarnya.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Usai melakukan ritual sumpah pocong ini, Iptu Kusmin berharap masyarakat dapat kembali kondusif dan tidak memperkeruh suasana. "Perkembangan situasi akan kami laporkan," tutupnya.

 

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.