Sabtu, 13 Jun 2026 22:07 WIB

Cara Pedagang Ingatkan Pemkab Bojonegoro Soal Sejarah Pasar Tradisional

Paguyuban Pedagang Pasar Tradisional Kota Bojonegoro berziarah ke makam mantan Bupati Bojonegoro Raden Adipati Haryo Matahun 1 di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Paguyuban Pedagang Pasar Tradisional Kota Bojonegoro berziarah ke makam mantan Bupati Bojonegoro Raden Adipati Haryo Matahun 1 di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Paguyuban Pedagang Pasar Tradisional Kota Bojonegoro berziarah ke makam leluhur mantan Bupati Bojonegoro Raden Adipati Haryo Matahun 1 di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, kabupaten setempat, Jumat (17/3/2023).

Perwakilan pedagang, Mustain mengungkapkan, ziarah makam leluhur ini merupakan upaya para pedagang pasar untuk tetap melestarikan budaya dan sejarah. Ada 50 orang yang ikut dalam kegiatan ini.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

"Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Raden Adipati Haryo Matahun 1 ini adalah salah satu leluhur atau Bupati Bojonegoro yang mendirikan pasar tradisional kota," ujar Mustain.

Menurut Mustain, kegiatan ini juga bertujuan untuk menguatkan mental dan menjaga soliditas antar pedagang pasar kota yang tengah berkonflik dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.

Menurutnya, perseteruan para pedagang dengan Pemkab Bojonegoro yang ingin memindahkan pasar sudah berlangsung hampir 2 tahun.

Bagi mereka, pasar tradisional memiliki nilai historis yang mendalam. Sebab pasar itu menjadi tempat mereka mengais rupiah, dan sudah berlangsung turun-temurun.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

"Tujuannya yakni untuk menjaga soliditas para pedagang pasar sekaligus menguatkan mental. Sebab belakangan ini mulai tumbuh oknum yang hendak memecah belah solidaritas pedagang yang terhitung sudah solid," sambungnya.

Sekedar diketahui, pada prasasti di area makam, disebutkan bahwa Raden Adipati Haryo Matahun 1 adalah Pangeran Sasongko atau Raden Songko, salah satu keturunan Raden Wijaya dari Kerajaan Majapahit darah dari Raja Demak, Raden Patah.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

Raden Adipati Haryo Matahun 1 gugur dalam peperangan melawan pasukan Madura dan Sampang di Badholeng wilayah Sedayu, Gresik. Peperangan tersebut terjadi karena Cakra Ningrat dari Madura tidak mau menghadap kepada Susuhunan Pakubuwono II di Kartasura.

Kemudian Raden Adipati Haryo Matahun 1 dan bala tentara jipang dikerahkan untuk menggempur Madura. Namun, Cakra Diningrat saat itu dibantu oleh putranya bernama Raden Temengung Secadiningrat yang merupakan penguasa Sedayu saat itu.

Raden Adipati Haryo Matahun 1 gugur pada Setu (Sabtu) kliwon tanggal 3 bulan ruwah tahun jimakir dalam candra sangkala gana (6) retu (6) obaing (6) jagad (1) atau tahun Jawa 1666 (1735 masehi). Selanjutnya Raden Temengung Kramawijaya putra Raden Adipati Haryo Matahun 1 membawa jasad ayahnya dan dimakamkan di Astana Mojoranu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.