Rabu, 22 Jul 2026 04:52 WIB

Dua Mahasiswi Tewas dalam Kecelakaan di Jalur Sengkan Mayit Kawah Ijen

Motor yang dikendarai dua mahasiswi korban kecelakaan (Foto: Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi for jatimnow.com)
Motor yang dikendarai dua mahasiswi korban kecelakaan (Foto: Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua mahasiswi tewas dalam kecelakaan tunggal di Jalur Tengkorak Sengkan Mayit Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen.

Dua mahasiswi itu bernama Mila Tiara (23), warga Kecamatan Imogiri, Bantul, Yogyakarta dan Soibatun (20), tercatat sebagai warga Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, NTB. Motor yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan pada Senin (14/3/2023).

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

"Satu orang atas nama Mila Tiara meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan Soibatun meninggal ketika mendapat perawatan di puskesmas," jelas Wakapolresta Banyuwangi, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, Selasa (14/3/2023).

Dewa mengatakan, karena kondisi jalan di TKP yang menurun dan menikung, diduga korban tidak bisa mengendalikan laju motornya. Lalu motor menabrak pembatas jalan dan keduanya menghantam pohon.

"TKP ini memang rawan kecelakaan," ungkapnya.

Baca Juga: Satpam Salah Injak Pedal, Mobil MBG Tabrak Tembok SPPG di Jember

Dewa menambahkan, kedua korban saat itu hendak melakukan perjalanan dari Bondowoso menuju Banyuwangi melalui jalur TWA Kawah Ijen. Sampai di TKP, laju kendaraannya tidak bisa dikuasai karena jalanan menurun dan menikung.

Dari hasil penyelidikan, lanjut Dewa, kondisi motor Yamaha Xeon bernopol P 4710 HV yang mereka tumpangi dalam keadaan laik jalan. Alat pengereman juga berfungsi dengan baik.

"Kemungkinan kesulitan mengendalikan kendaraan. Namun untuk memastikan hal itu, motor kita bawa ke Unit Gakkum Satlantas," terangnya.

Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung

Dewa mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati ketika melintas di Jalur Tengkorak Sengka Mayit. Mengingat, lokasi tersebut dikenal rawan kecelakaan dan kerap memakan korban jiwa.

"Terutama ketika di jalur yang disebut erek-erek itu, agar tidak terjadi kecelakaan yang menelan korban jiwa," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.