Selasa, 28 Jul 2026 04:10 WIB

Keseruan Warga Berebut saat Kenduri Durian Wonosalam Jombang

Tumpeng utama yang berisi 2023 durian asal Wonosalam, Jombang. (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Tumpeng utama yang berisi 2023 durian asal Wonosalam, Jombang. (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tradisi kenduri durian Wonosalam yang sempat terhenti lantaran Covid-19, kini telah dilaksanakan kembali. Tepatnya pada Sabtu 5 Maret 2023.

Dalam kenduri durian ini terdapat 9 tumpeng yang berisi durian dan buah lainnya. Sedangkan pada tumpeng yang utama ada sebanyak 2023 buah durian Wonosalam yang ditata rapi menjadi gunungan buah durian layaknya tumpeng.

Baca Juga: Tambakberas Kebut Persiapan Muktamar ke-35 NU, Siap Sambut 6.000 Muktamirin

Meski durian ini dibagikan panitia pada pengunjung di lapangan Kecamatan Wonosalam, tetapi masih ada warga yang ingin berebut durian. Hal ini yang menjadi keseruhan tersendiri bagi para pengunjung.

Widayanti (23) warga Gedangan, Kecamatan Mojowarno, Jombang mengatakan ia dan suaminya sengaja datang jauh-jauh dari rumah ingin mengikuti kenduri durian di lapangan Wonosalam.

"Ini ikut kenduren Wonosalam mas, acaranya sangat meriah, sangat ramai, senang juga bisa ikutan acara ini," ungkapnya, Minggu (5/3/2023).

Ia mengaku selain mendapatkan buah durian, juga mendapat buah-buah lainnya yang dijadikan tumpeng di acara kenduri durian Wonosalam dengan cara rebutan.

"Dapat banyak mas, rambutan, nanas, durian. Ya rebutan mas dapatnya, sampai jatuh suami saya," paparnya.

Meski begitu, ia mengaku senang mengikuti kenduri durian di lapangan Wonosalam. Dan nantinya buah yang ia dapatkan akan disantap bersama keluarga di rumah.

"Ya dimakan sendiri buahnya mas. Sangat seru mas acaranya," jelasnya.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Antusias warga yang mengikuti kenduri durian ini cukup tinggi. Warga rela berebut dan berdesakan dengan warga lainnnya. Bahkan ada juga warga yang terjatuh dan mengalami luka lecet. Pada saat berebut buah durian dalam tumpeng.

"Ini didesak dari belakang mas, kecepit mas sampai jatuh," kata Wahyu (34) warga Jombang yang terjatuh saat berebut durian.

Meski sempat jatuh dan mengalami luka lecet, Wahyu mengaku apa yang dialaminya sangatlah seru. Karena berebut durian dengan warga dan akhirnya ia dapat buah durian.

"Ini dapat 2 durian. Seru sekali mas. Seneng ngikuti acara ini. Kalau mau beli durian di jalan banyak, tapi di sini seru mas, soalnya bertemu dengan orang-orang," jelasnya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Sementara itu, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyampaikan ucapan syukur pada Tuhan Yang Maha Esa lantaran kenduri durian di Wonosalam bisa terselenggara dengan lancar.

"Alhamdulillah ini tadi kenduri masyarakat merayakan kenduri durian Wonosalam untuk pelaksanaannya kita apresiasi karena berjalan tertib," paparnya.

Bupati mengatakan usai acara seremonial berupa sambutan selesai, dan tumpeng durian dikeluarkan semua warga mengikuti tahapan hingga selesai.

"Setelah selesai dibaca doa, gunungan durian baru dibagikan, tahun ini sangat luar biasa dan saya beri apresiasi dan terima kasih pada panitia penyelenggara kenduren Wonosalam," pungkas Bupati.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.