Minggu, 07 Jun 2026 01:16 WIB

Kesaksian Ayah Balita yang Meninggal dalam Hotel di Surabaya

Tim Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan identifikasi di TKP (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Tim Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan identifikasi di TKP (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebelum meninggal di kamar Hotel Jagalan Surabaya, mata balita laki-laki berumur 1 tahun kaku dan melihat ke arah langit-langit kamar.

Peristiwa itu dialami balita berinisial MAH, usai diminumi obat bermerek china, oleh orangtuanya yang mengajaknya menginap di hotel tersebut, sejak Kamis (2/3/2023).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Orangtua balita itu adalah pasangan suami istri siri berinsial MH (23) dan DS (23), asal Kedung Cowek, Surabaya. MH diajak istrinya menginap di hotel, setelah istinya bertengkar dengan ibunya sendiri.

MS, orangtua balita itu menceritakan bahwa anaknya saat itu sakit batuk. Dia lalu membeli obat ke Jalan Jagalan Surabaya dan diminumkan pada anaknya.

"Setelah meminum obat batuk merek china itu, padahal cuma satu takaran, anak saya matanya terlihat kaku ke atas. Dari situlah saya coba stabilkan dengan telapak tangan," ungkap MS.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Namun mata anaknya tidak kunjung normal. Dan justru di kecil itu sudah tidak bernafas lagi, sekitar pukul 15.30 WIB, Sabtu (4/3/2023). MS bersama istrinya histeris meminta pertolongan ke petugas hotel.

Sementara Panit Intel Polsek Pabean Cantikan, Iptu Eko Kuswandi mengatakan, kasus ini akan didalami, dengan mendatangkan penjual obat merek china tersebut.

"Kalau bener ini obat batuk, maka penyebabnya kelebihan dosis. Tapi kalau ndak bener ini obat batuk, berarti ini adeknya keracunan," jelas Eko.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Tim Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang tiba di lokasi langsung melakukan identifikasi di lokasi. Mereka juga mengamankan sejumlah barang bukti, salah satunya obat yang diminumkan kepada balita itu.

Setelah identifikasi selesai, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke rumah ibunya di Kedung Cowek Surabaya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.