Rabu, 22 Jul 2026 03:49 WIB

Kesaksian Ayah Balita yang Meninggal dalam Hotel di Surabaya

Tim Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan identifikasi di TKP (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Tim Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan identifikasi di TKP (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebelum meninggal di kamar Hotel Jagalan Surabaya, mata balita laki-laki berumur 1 tahun kaku dan melihat ke arah langit-langit kamar.

Peristiwa itu dialami balita berinisial MAH, usai diminumi obat bermerek china, oleh orangtuanya yang mengajaknya menginap di hotel tersebut, sejak Kamis (2/3/2023).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Orangtua balita itu adalah pasangan suami istri siri berinsial MH (23) dan DS (23), asal Kedung Cowek, Surabaya. MH diajak istrinya menginap di hotel, setelah istinya bertengkar dengan ibunya sendiri.

MS, orangtua balita itu menceritakan bahwa anaknya saat itu sakit batuk. Dia lalu membeli obat ke Jalan Jagalan Surabaya dan diminumkan pada anaknya.

"Setelah meminum obat batuk merek china itu, padahal cuma satu takaran, anak saya matanya terlihat kaku ke atas. Dari situlah saya coba stabilkan dengan telapak tangan," ungkap MS.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Namun mata anaknya tidak kunjung normal. Dan justru di kecil itu sudah tidak bernafas lagi, sekitar pukul 15.30 WIB, Sabtu (4/3/2023). MS bersama istrinya histeris meminta pertolongan ke petugas hotel.

Sementara Panit Intel Polsek Pabean Cantikan, Iptu Eko Kuswandi mengatakan, kasus ini akan didalami, dengan mendatangkan penjual obat merek china tersebut.

"Kalau bener ini obat batuk, maka penyebabnya kelebihan dosis. Tapi kalau ndak bener ini obat batuk, berarti ini adeknya keracunan," jelas Eko.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Tim Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang tiba di lokasi langsung melakukan identifikasi di lokasi. Mereka juga mengamankan sejumlah barang bukti, salah satunya obat yang diminumkan kepada balita itu.

Setelah identifikasi selesai, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke rumah ibunya di Kedung Cowek Surabaya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.