Minggu, 14 Jun 2026 04:54 WIB

Pencurian dan Perusakan Terjadi di Gua Jegles Kediri, Polisi Turun Tangan

Kondisi kamar mandi Gua Jegles Kediri yang jadi sasaran vandalisme (Foto: Ist)
Kondisi kamar mandi Gua Jegles Kediri yang jadi sasaran vandalisme (Foto: Ist)

jatimnow.com - Polisi menyelidiki dugaan kasus pencurian dan perusakan Gua Jegles, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.

Kapolsek Kepung, Iptu Sarwo Edi mengatakan, sejauh ini pihaknya telah melakukan penyelidikan setelah kasus tersebut resmi dilaporkan oleh Kepala Desa Keling.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Dalam laporanya, kepala desa menyebut sejumlah barang di Gua Jegles hilang. Di antaranya sebuah mesin pengaduk beton, dua alcon, dua kompresor, dua mesin pencukur rumput dan enam bak mandi.

Sementara polisi juga menyebut sejumlah fasilitas di wisata andalan Kabupaten Kediri tersebur dirusak. Di antaranya gazebo, spot foto dan kamar mandi yang menjadi sasaran vandalisme. Di sana banyak coretan-coretan tak pantas.

"Kita masih melakukan penyelidikan," tegas Sarwo Edi, Jumat (3/3/2023).

Dia menduga bahwa pencurian dan perusakan itu dipicu persoalan saat pemilihan kepala desa setempat. Namun pihaknya belum bisa memastikan kapan peristiwa pencurian dan perusakan itu terjadi.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

"Tentunya kita akan memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap motif di balik kasus tersebut," papar Sarwo Edi.

Sementara Kepala Desa Keling, Rofi'i Lukman mengatakan, kejadian tersebut kini tengah ramai lantaran menjelang pelantikan 57 kepala desa di Kabupaten Kediri yang terpilih saat pilkades pada 9 Desember 2022 lalu.

Pihaknya sangat menyesalkan aksi pencurian dan perusakan Gua Jegles yang dirintisnya selama tiga tahun terakhir tersebut.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

"Kita sudah merintis membangun tempat wisata Gua Jegles berjalan kurang lebih tiga tahun. Tentunya kami sesalkan perbuatan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab itu," ujar Lukman.

Lukman juga mengaku sudah melapor ke Polsek Kepung atas nama kepala desa dari hasil keluh kesah kelompok sadar wisata. Selain itu, ia juga membawa bukti-bukti berupa dokumen foto atas perusakan, termasuk barang yang hilang.

"Sudah kita laporkan," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.