Sabtu, 06 Jun 2026 14:48 WIB

Psikolog Sebut Pelajar SD Gantung Diri di Banyuwangi Alami Depresi

Dosen psikolog Universitas Muhammadiyah, Marini. (foto: dok pribadi for jatimnow.com)
Dosen psikolog Universitas Muhammadiyah, Marini. (foto: dok pribadi for jatimnow.com)

jatimnow.com - Tewasnya pelajar asal Banyuwangi yang memilih gantung diri memancing reaksi banyak pihak. Salah satunya adalah dosen psikolog Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), Marini.

Ia mengungkapkan siswa yang gantung diri itu diduga mengalami depresi dan kurangnya penanganan intens dari lingkungan sekitar. Marini mengatakan, bullying atau perundungan adalah bentuk perilaku agresif, yang dilakukan berkali-kali oleh seseorang terhadap orang lain dengan praktik negatif.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Dampak dari bullying pada korban ini bermacam-macam. Bisa salah menimbulkan depresi, seperti yang dialami korban. Kasus ini sebetulnya sudah memperlihatkan adanya tanda-tanda korban depresi," kata Marini kepada jatimnow.com, saat ditemui di kediamannya, Jumat (3/2/2023).

Sebagaimana diketahui pelajar berinisial MR (11) warga Banyuwangi nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar mandi pada (27/2/2023) lalu. Berdasarkan pemeriksaan sementara, korban kerap menerima perundungan dari teman-teman sekolahnya.

Atas daar itu, lanjut Marini, korban kerap terlihat murung, menyendiri, dan sering mengatakan perasaannya kepada wali kelas maupun wali murid. Seharusnya hal ini perlu direpons dengan kasih sayang yang tepat, karena hal itu tanda-tanda munculnya depresi.

"Orang tua harus menyadari gelagat anak yang berubah. Murungnya buah hati, turunnya minat belajar, kurang minat makan, karena salah satu tanda depresi," jelasnya

Sedangkan, lanjut Marini, dampak paling parah dari kasus perundungan adalah tindakan di luar kewajaran. Terlebih korban masih anak-anak yang pemikirannya belum dewasa. Bisa saja kondisi di sekitarnya kurang mendukung.

Hal yang seharusnya orang tua lakukan adalah menjadi dua figur sekaligus, di saat mengetahui anaknya berubah. Yakni menjadi sosok orang tua sebagai pelindung dan menjadi sosok teman bagi anak.

Baca Juga: Cegah Depresi Pelajar, Psikolog Desak Sekolah Rombak Total Sistem Well-being

"Seharusnya orang tua hadir dalam menciptakan rasa aman, baik secara fisik ataupun hadir secara pikiran anak. Dan berfigur sebagai teman untuk berinteraksi lebih, itu juga penting," ungkapnya.

Orang tua diharapkan hadir sebagai pelindung anak, karena hal itu yang dibutuhkan anak. Ia meminta orang tua tidak selalu hadir sebagai orang tua, akan tetapi hadir sebagai teman untuk meluangkan waktu dan berinteraksi.

Selain itu, terang Marini, berbagai pihak harus turut memperhatikan dan menyentuh anak-anak pelaku bullying.

Marini menilai, maraknya prilaku bullying yang dilakukan oleh anak-anak dilatarbelakangi ingin mendapatkan perhatian, dari lingkungannya.

Baca Juga: Kekerasan di Daycare, Psikolog Ingatkan Bahaya Trauma Anak dan Mom-Shaming

"Ada dua faktor yang melatarbelakangi anak-anak berani melakukan bullying, yakni faktor internal dan eksternal," terang Marini.

Faktor internal bisa berasal dari lingkungan terdekatnya, yaitu keluarga. Sedangkan eksternal dipengaruhi oleh pemahaman si anak, terhadap nilai moral baik dan buruk.

"Bila lingkungan keluarganya keras, anak akan mencontohnya. Jika tidak ada pendidikan prilaku, anak sesuka hati dalam bertindak," bebernya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.