Rabu, 22 Jul 2026 08:31 WIB

Batal Berangkat, Calon Jamaah Umrah Pecah Kaca Mobil, Ini Ceritanya!

Kaca mobil milik salah satu calon jamaah umrah yang batal dipecahkan untuk menyelamatkan anak yang terkunci. (foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Kaca mobil milik salah satu calon jamaah umrah yang batal dipecahkan untuk menyelamatkan anak yang terkunci. (foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi meminta pertanggungjawaban calon jamaah umrah ke biro perjalanan umrah dan haji, Arofahmina di Jalan Kartini, Surabaya pada Sabtu (25/2/2023) sekitar pukul 23.42 WIB, berujung histeris.

Hal ini disebabkan salah satu anak calon jamaah umrah terkunci di dalam mobil. Sontak hal itu membuat seluruh calon jamaah umrah yang tengah menggelar aksi berteriak histeris.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Salah satu calon jamaah umrah asal Tenggilis, Surabaya, Mas Jhon berteriak meminta bantuan. Saat itu ia melihat anaknya terkunci di dalam mobil, dan tidak bergerak sama sekali.

Sontak, dari calon jamaah umrah yang senasib dengannya berkerumun menggoyang-goyangkan mobil milik Mas Jhon.

"Nak, bangun nak, bangun...nak banguuun....!" teriak keras Mas Jhon, bersama calon jamaah umrah lain di lokasi.

Dari situ, mobil warna hitam bernopol L 1344 BAA itu digedor habis-habisan sekitar tiga menit. Namun teriakan itu tidak membuat sang anak bangun.

Kepanikan itu membuat Mas Jhon berteriak lagi dan meminta kaca mobilnya dipecahkan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Tolong pecahkan kaca mobilnya," ujar Mas Jhon sambil matanya terlihat berkaca-kaca.

Permintaan itu membuat calon jamaah berhamburan mencari palu atau benda tumpul padat di sekitar lokasi.

Jatimnow.com yang ada di lokasi turut membantu, memecahkan kaca tebal tersebut. Setidaknya memecahkan kaca di bagian depan dan belakang. Namun kaca bagian belakang yang berhasil dipecahkan.

Saat itu Mas Jhon berusaha membangunkan anaknya. Namun sang anak tidak kunjung bangun, bahkan saat digendong.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Beberapa saat kemudian anak itu digendong sambil diajak lari oleh calon jamaah. Tak lama berselang ia terbangun, dan membuat seluruh calon jamaah umrah bernapas lega.

Mas Jhon mengatakan, yang terpenting nyawa anaknya selamat.

"Saya tinggal 30 menit lebih, untuk melakukan solidaritas bersama calon jamaah yang batal berangkat. Anak saya pamit tidur di dalam mobil. Kaca mobil pecah tak masalah, yang penting anakku selamat," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.