Sabtu, 06 Jun 2026 16:22 WIB

Eks Napi Teroris Ali Fauzi Ungkap Seluk-beluk Terorisme ke Mahasiswa Lamongan

Eks napiter Ali Fauzi saat menjadi pemateri deminar di Universitas Islam Lamongan, Sabtu (25/2/2023). (foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Eks napiter Ali Fauzi saat menjadi pemateri deminar di Universitas Islam Lamongan, Sabtu (25/2/2023). (foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Eks napi teroris atau napiter, Ali Fauzi Manzi menjadi pembicara dalam seminar mahasiswa pasca-sarjana Universitas Islam Lamongan (Unisla). Dalam paparannya, ia banyak menyampaikan perihal pentingnya moderasi beragama.

Apalagi bagi kalangan mahasiswa, kata Ali Fauzi, moderasi beragama sangat penting. Menumbuhkan sikap toleransi dan berani menghargai perbedaan harus tertanam bagi kalangan akademisi.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

"Saya memberi apresiasi ke Unisla karena telah menggelar seminar dan berani membawa isu-isu bahaya terorisme dan moderasi beragama, karena sejatinya teroris itu ibarat penyakit kronis dan harus disembuhkan," ungkap Ali Fauzi, Sabtu (25/2/2023).

Selain menanamkan sikap moderat sebagai penangkal utama faham radikalisme, lanjut Ali Fauzi, para mahasiswa harus tahu lebih dalam perihal ciri-ciri, karakter, hingga jaringan kelompok teroris.

"Selain sikap, mahasiswa juga harus punya literasi yang kuat seperti paham mengenai jaringan, tentang bahaya terorisme, hingga bisa melahirkan spirit baru untuk bersama menanggulangi bahaya terorisme," imbuhnya.

Baca Juga: Omzet Harian Tembus Rp 4 Juta, KDMP di Lamongan Disambut Positif Masyarakat

Ketua Lingkar Perdamaian ini menambahkan akademisi juga harus punya bekal pengetahuan. Bekal ini untuk menumpas terorisme, termasuk penguatan sinergitas di dalamnya.

"Kita ini berhadapan dengan kelompok undarground yang agak sulit dibaca secara utuh, tapi minimal kita pahamkan mengenai model menyebarkan hingga proses radikalisasi itu, agar kemudian tercipta imunitas terhadap paham menyeleweng" bebernya.

Baca Juga: Selama Libur Panjang, Stasiun Lamongan Layani 3 Ribu Penumpang

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Komandan Kodim 0812 Lamongan, Letkol Endi Siswanto, jajaran dosen pengajar, mahasiswa S1 dan S2, serta civitas akademika Unisla lainya.

"Saya pribadi mendukung upaya Unisla dalam melakukan moderasi beragama pada lingkungan kampus. Kami juga beriringan dengan rutin melakukan wawasan kebangsaan," ujar Dandim 0812 Lamongan, Letkol Endi Siswanto.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.