Rabu, 22 Jul 2026 15:20 WIB

Eks Napi Teroris Ali Fauzi Ungkap Seluk-beluk Terorisme ke Mahasiswa Lamongan

Eks napiter Ali Fauzi saat menjadi pemateri deminar di Universitas Islam Lamongan, Sabtu (25/2/2023). (foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Eks napiter Ali Fauzi saat menjadi pemateri deminar di Universitas Islam Lamongan, Sabtu (25/2/2023). (foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Eks napi teroris atau napiter, Ali Fauzi Manzi menjadi pembicara dalam seminar mahasiswa pasca-sarjana Universitas Islam Lamongan (Unisla). Dalam paparannya, ia banyak menyampaikan perihal pentingnya moderasi beragama.

Apalagi bagi kalangan mahasiswa, kata Ali Fauzi, moderasi beragama sangat penting. Menumbuhkan sikap toleransi dan berani menghargai perbedaan harus tertanam bagi kalangan akademisi.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

"Saya memberi apresiasi ke Unisla karena telah menggelar seminar dan berani membawa isu-isu bahaya terorisme dan moderasi beragama, karena sejatinya teroris itu ibarat penyakit kronis dan harus disembuhkan," ungkap Ali Fauzi, Sabtu (25/2/2023).

Selain menanamkan sikap moderat sebagai penangkal utama faham radikalisme, lanjut Ali Fauzi, para mahasiswa harus tahu lebih dalam perihal ciri-ciri, karakter, hingga jaringan kelompok teroris.

"Selain sikap, mahasiswa juga harus punya literasi yang kuat seperti paham mengenai jaringan, tentang bahaya terorisme, hingga bisa melahirkan spirit baru untuk bersama menanggulangi bahaya terorisme," imbuhnya.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Ketua Lingkar Perdamaian ini menambahkan akademisi juga harus punya bekal pengetahuan. Bekal ini untuk menumpas terorisme, termasuk penguatan sinergitas di dalamnya.

"Kita ini berhadapan dengan kelompok undarground yang agak sulit dibaca secara utuh, tapi minimal kita pahamkan mengenai model menyebarkan hingga proses radikalisasi itu, agar kemudian tercipta imunitas terhadap paham menyeleweng" bebernya.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Komandan Kodim 0812 Lamongan, Letkol Endi Siswanto, jajaran dosen pengajar, mahasiswa S1 dan S2, serta civitas akademika Unisla lainya.

"Saya pribadi mendukung upaya Unisla dalam melakukan moderasi beragama pada lingkungan kampus. Kami juga beriringan dengan rutin melakukan wawasan kebangsaan," ujar Dandim 0812 Lamongan, Letkol Endi Siswanto.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.