Minggu, 07 Jun 2026 13:45 WIB

Gresik Petrokimia Awali Final Four Proliga dengan Kemenangan

Pemain Gresik Petrokimia saat melawan Jakarta Pertamina Fastron (Foto: Media Officer Proliga)
Pemain Gresik Petrokimia saat melawan Jakarta Pertamina Fastron (Foto: Media Officer Proliga)

jatimnow.com - Tim putri Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia mengalahkan Jakarta Pertamina Fastron dengan skor 3-1 (25-23, 14-25, 19-25, 19-25) pada hari kedua seri pertama final four putaran kedua PLN Mobile Proliga 2023, di GOR Tridharma Gresik, Jumat (24/2/2023).

Hasil ini menjadi pembalasan bagi Mediol Stiovanny Yoku dkk, yang pada pertemuan babak reguler putaran kedua di tempat sama awal Februari lalu dipermalukan Pertamina Fastron 2-3.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

"Syukur alhamdulillah kami bisa meraih kemenangan dan ini berkat kerja keras semua pemain, meskipun awalnya sempat khawatir juga," ungkap Pelatih Petrokimia, Ayub Hidayat.

Berlaga di depan ratusan pendukungnya, Petrokimia tampil cukup percaya diri sejak set pertama dan mengimbangi permainan Pertamina Fastron. Namun, tuan rumah harus menyerah dulu 23-25.

Memasuki set kedua, Petrokimia bangkit dan bermain lebih solid dengan tidak banyak melakukan kesalahan. Mereka terus menekan dan membuat Pertamina Fastron kedodoran.

Setelah menang telak 25-14 pada set kedua, Petrokimia makin percaya diri. Sementara lawannya belum mampu keluar dari tekanan. Tuan rumah pun menang lagi 25-19 dan sekaligus berbalik unggul 2-1.

Pertamina Fastron berusaha bangkit dan sempat memimpin 11-6 pada set keempat. Namun, keunggulan itu gagal dipertahankan karena seringnya melakukan kesalahan dan serangan yang mudah dipatahkan lawan.

Petrokimia akhirnya berhasil mengejar hingga skor sama 15-15. Setelah itu, Mediyoku dkk terus menekan dan meninggalkan Pertamina Fastron dalam pengumpulan angka hingga menutup laga dengan skor 25-19.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

"Hari ini kami bermain lepas dan fokus mengurangi kesalahan, itu kunci kemenangan hari ini," jelas Mediyoku.

Sementara Pelatih Pertamina Fastron, Eko Waluyo mengatakan, permainan anak asuhnya mulai menurun sejak set kedua ketika beberapa kali gagal mengembalikan bola servis dengan bagus sehingga serangan mudah dibaca lawan.

Selain itu, penampilan Megawati Hangestri yang biasanya garang dengan smes-smes kerasnya, tampil jauh di bawah performa terbaiknya. Begitu juga pemain asingnya, Oleksandra Bytsenko tidak bermain maksimal dan smesnya mudah diblok serta receive-nya buruk.

"Saya sengaja tidak tarik keluar Megawati karena berharap dia bisa bangkit lagi. Tapi, ternyata kepercayaan dirinya belum pulih setelah beberapa smesnya gagal membuahkan poin," papar Eko Waluyo.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

Kapten Pertamina Fastron, Agustin Wulandhari juga mengakui permainan timnya hari ini tidak berkembang dan lebih sering melakukan kesalahan sendiri.

"Hasil ini menjadi evaluasi untuk menghadapi laga berikutnya. Kami masih punya lima pertandingan dan berharap segera bangkit memenangi semuanya," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.