Minggu, 07 Jun 2026 17:42 WIB

Jembatan Ponorogo Putus Total, 357 Warga Terisolir

Jembatan Dukuh Karangsengon Ponorogo putus total. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Jembatan Dukuh Karangsengon Ponorogo putus total. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebuah jembatan di Ponorogo putus. Tepatnya di Dukuh Karangsengon, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Dampaknya, berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo ada 111 KK atau sekitar 357 warga terisolir.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Ponorogo, Henry Indra Wardhana mengatakan bahwa laporan telah masuk dan pihaknya telah melakukan assement di lokasi.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Tim BPBD bermusyawarah dengan desa, kecamatan, Polsek dan Koramil akan membuat jembatan sementara. Untuk rekomendasi kami mengusulkan ke pimpinan dulu langkah-langkahnya,” ujar Henry, Kamis (16/2/2023)

Pantauan di lokasi, jembatan itu terletak di belakang Balai Desa Sidoharjo. Jaraknya sekitar 50 meter dari Balai Desa Sidoharjo. Beberapa warga melintas dengan besi yang terpasang. Mereka menantang maut untuk bisa melintas. Pasalnya besi tersebut hanya bisa dilewati oleh satu orang dengan berjalan kaki.

"Jembatan utama ini. Tidak ada jalur lain. Menghubungkan antara RT 3, RT 4 dengan RT 5. 11 KK dengan 357 jiwa,” ujar salah satu warga, Muhammad Abadi.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Dia menjelaskan putusnya jembatan dengan panjang 11 meter itu putus karena hujan dengan intensasi tinggi mengguyur lokasi. Karena hujan yang terus mengguyur itu, membuat air mengikis jembatan.

“Akhirnya jembatan itu ambrol lalu putus. Jembatan permanen itu ambrol ke sungai. Itu kelihatan jembatannya,” katanya sambil menunjukkan puing-puing jembatan ambrol.

Menurutnya, jembatan tersebut memang diperbaiki terakhir pada 32 tahun lalu. Ambrolnya jembatan ini membuat akses ekonomi terhambat. Juga para siswa tidak bisa sekolah,.

Baca Juga: Pemkab Jember Mulai Petakan Kerusakan Infrastruktur Karena Banjir Bandang

“Ini akses utama. Semua pakai jembatan ini. Yang di seberang sana masih ada 3 sampai 4 mobil. Ada 1 ibu hamil yang mau melahirkan juga ada lansia,” pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.